PERHATIKAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Depok serius membangun Depok mewujudkan Kota Ramah Lansia (KRL). Foto : Febrina/Radar Depok
PERHATIKAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Depok serius membangun Depok mewujudkan Kota Ramah Lansia (KRL). Foto : Febrina/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM – Pemerintah Kota Depok cukup serius dalam membangun Depok sebagai Kota Ramah Lansia (KRL). Lewat Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Pasar Depok Jaya, pemerintah kota (Pemkot) Depok berharap bisa menjadi solusi bagi warga lanjut usia (lansia) di Kota Depok.

“Posbindu ini merupakan langkah solutif dalam memperhatikan kesehatan masyarakat lansia. Apalagi, jarang sekali Posbindu yang menyasar lansia di kawasan pasar rakyat,” kata Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna di Aula KPPD Pasar Depok Jaya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Kehadiran Posbindu ini cukup positif, sehingga ia berharap bisa menjadi inspirasi berbagai pihak untuk turut bersama-sama mewujudkan Depok Kota Ramah Lansia. “Mudah-mudahan menjadi inspirasi kebaikan dan menggerakkan pihak lainnya untuk sama-sama memperhatikan masyarakat lansia,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Gerontologi Indonesia (Pergeri) Kota Depok, Fahrurozi mengatakan, sebagai lembaga yang peduli lansia, sudah menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan para lansia, tanpa membedakan profesi.

“Menurut kami, layanan kesehatan yang menyentuh wilayah pasar masih dibilang jarang. Belum lagi, aktivitas para pedagang yang cukup padat, kerap membuat para lansia yang sakit mengurungkan dirinya untuk datang berobat,” sambung Fahrurozi.

Dengan adanya Posbindu di lingkungan pasar ini, imbuhnya, akan memudahkan pedagang lansia untuk mengecek kesehatan. Terlebih, layanan kesehatan ini tanpa dipungut biaya apa pun. Selain menggelar layanan kesehatan, kata Fahrurozi, Posbindu juga akan menggelar penyuluhan seputar gejala penyakit umum. Seperti demam berdarah, diabetes, atau stroke. “Dengan demikian, kami harapkan kesehatannya terjaga dan wawasan kesehatan mereka juga bertambah,” tutup Fahrurozi. (ina)