BERANI: Siswa SDN Mekarsari 2 disuntik vaksin MR guna mencegah penyakit campak dan rubella. Foto : Indah/Radar Depok
BERANI: Siswa SDN Mekarsari 2 disuntik vaksin MR guna mencegah penyakit campak dan rubella. Foto : Indah/Radar Depok

SDN Mekarsari 2 mendapat giliran pelaksanaan imunisasi Measles dan Rubella (MR), Senin (28/8). Berbeda dengan sekolah lain yang membiarkan orangtua siswa menemani, sekolah yang beralamat di Jalan Komplek Asuransi Jasindo, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, memilih tidak melibatkan orangtua pada saat penyuntikan vaksin.

Laporan : Indah Dwi Kartika/Radar Depok

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menggelar program imunisasi Measles dan Rubella guna mencegah penyakit campak dan rubella bagi siswa sekolah berusia 5-15 periode Agustus 2017.

Di SDN Mekarsari 2 ada 575 siswa yang divaksin. 11 petugas puskesmas dan tiga petugas tambahan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Cimanggis dikerahkan untuk menyuntik vaksin MR ke tubuh siswa.

“Kita dapat bantuan petugas puskesmas dari Mekarsari dan Tugu. Mereka melihat di sini banyak siswanya, maka dari itu dikirim 11 orang. Siswa tidak menunggu lama karena semua petugasnya masuk kelas masing-masing. Jadi cepat,” kata Kepala SDN Mekarsari 2, Edah Jubaedah kepada Radar Depok.

“Siswa kelas I alhamdulillah berani. Orangtuanya di luar pintu, sengaja tidak kami beri masuk ke dalam,” sambung Edah.

Ia menilai, orangtua siswa lebih baik tidak memasuki area vaksin dengan tujuan memandirikan anak-anaknya. Kecuali bagi siswa yang benar-benar tidak ingin divaksin karena takut, orangtua diperbolehkan mendampingi.

“Kalau ibunya di dalam, nanti siswa manja dengan orangtuanya. Kalau kelas I kami mengimbau, seandainya masih bisa diatasi dan ditangani guru biarkan saja, orangtua jangan masuk,” kata Edah. (*)