SUDAH BERJALAN: Program Kotaku sudah mulai dilakukan di RT08/03, Kelurahan Kemirimuka. Foto:Indra/Radar Depok
SUDAH BERJALAN: Program Kotaku sudah mulai dilakukan di RT08/03, Kelurahan Kemirimuka. Foto:Indra/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM , BEJI – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sudah mulai diterapkan di RT08/03, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji. Sebagai langkah awal, diadakan pengecoran jalan setapak dan pembuatan saluran drainase yang dilakukan sejak Sabtu(26/8) dan selesai Selasa (29/8) untu jalan setapak, sedangkan drainase masih dalam pengerjaan.

Ketua RT08/03 Kelurahan Kemirimuka, Dahlan mengatakan perbaikan jalan tersebut memang sudah diinginkan warga, serta perbaikan drainase yang selama ini hanya terbuat dari paralon akan diganti menjadi buis beton.

“Pengajuanya saudah dari dua tahun yang lalu, realisasinya baru hari Sabtu,“ ucap Dahlan yang ditemui di rumahnya, Minggu (27/8).

Dia menambahkan jalan yang dicor sepanjang 24 meter dengan lebar 3 meter, dan pembuatan drainase sepanjang 40 meter. Total biaya yang diterima oleh RT08/03 melalui kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Batu Bulat senilai Rp25juta.

Dia mengungkapkan sebenarnya anggran senilai Rp25 juta tersebut sangat minim untuk perbaikan jalan dan drainase, dan membuat dirinya kesulitan dalam mengatur anggarannya. Kesulitan tersebut, karena anggaran tersebut harus cukup untuk membayar tiga orang dan keneknya ada empat orang. Selain itu, dirinya juga dituntut untuk menjaga  kualitas material yang sudah ditentukan Program Kotaku.

“Satu orang tukang biayanya Rp120 ribu, dan tiap keneknya dibayar Rp80ribu. Semua pembayaran tersebut, dihitung perharinya,“ jelas Dahlan.

Sementara itu, Ketua RW03, Kelurahan Kemirimuka, Joko Purwanto mengatakan langkah awal yang berjalan dengan baik, semoga bisa berkelanjutan di perbaikan dan perbaikan berikutnya dalam Program Kotaku. “Semoga kerja keras kami bisa membuat wilayah RW03, Kelurahan Kemirimuka terbebas dari kesan kumuh,” ucap Joko. (cr1)