PAPARAN : Kasi P2M BNN Kota Depok, Kompol Sunarto saat memberikan pemaparan bahaya narkoba kepada pemuda di Kelurahan Sawangan. Foto : Ade/Radar Depok
PAPARAN : Kasi P2M BNN Kota Depok, Kompol Sunarto saat memberikan pemaparan bahaya narkoba kepada pemuda di Kelurahan Sawangan. Foto : Ade/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, SAWANGAN – Hingga saat ini masyarakat Indonesia masih terus diteror oleh Narkotika dan Obat-obatan terlarang. Serbuan narkoba menjadi momok bagi masyarakat utamanya pemuda, sehingga pemerintah telah menyatakan perang terhadap narkoba.

Hal tersebut turut membuat khawatir bagi masyarakat, terlebih bagi lingkungan terkecil seperti kelurahan. Dalam rangka membendung serangan narkoba bagi generasi bangsa, maka Yayasan Sahabat Sehat Indonesia bekerjasama dengan BNN Kota Depok dan Pemkot Depok, menggelar kampanye anti narkoba di Aula Kantor Kelurahan Sawangan.

Kegiatan yang didukung berbagai elemen pemuda seperti BKPRMI, Karang Taruna, Forum Anak Kecamatan Sawangan, FPI, BE SMART dan KPS tersebut dilaksanakan dengan teknis penyampaian materi dan tanya jawab, guna melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pemuda.

Hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari BNN Kota Depok, Kompol Sunarto menjelaskan tentang narkoba serta bahayanya bagi tubuh. Selain itu, juga dipaparkan penanganan pertama terhadap korban overdosis narkoba dari Yayasan Sahabat Sehat, Ratna Aryani.

Ketua Pelaksana, Dede Sahlan mengaku belum dapat mengetahui data pasti pengguna narkotika di Kelurahan Sawangan. Namun, secara nasional cukup mengkhawatirkan, sehingga dirinya mengatakan perlu terus waspada.

“Bagaimana pun Sawangan adalah wilayah yang rawan, karena perbatasan dengan wilayah lain, lebih baik preventif dari pada kuratif,” kata pria yang juga pengurus Yayasan Sahabat Sehat Indonesia kepada Radar Depok.

Acara yang diikuti 45 peserta tersebut ditutup dengan pelantikan Satgas Anti Narkoba oleh BNN Kota Depok yang diambil dari perwakilan ormas pemuda. Lebih jauh Dede mengatakan, satgas yang dibentuk tersebut diharapkan bisa melanjutkan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat secara luas, dalam rangka upaya preventif bahaya narkoba.

“Gerakan menolak narkoba adalah kerja panjang dan berat dalam rangka melindungi generasi bangsa, sehingga peran semua pihak menjadi sebuah keharusan,” tutupnya. (ade)