LEBIH MENARIK: Kondisi ruang kelas SDN Mekarjaya 29 setelah dibersihkan dan dicat sesuai dengan ide dari orangtua siswa. Foto : Indah/Radar Depok
LEBIH MENARIK: Kondisi ruang kelas SDN Mekarjaya 29 setelah dibersihkan dan dicat sesuai dengan ide dari orangtua siswa. Foto : Indah/Radar Depok

RADAR DEPOK.COM, SUKMAJAYA – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 RI, SDN Mekarjaya 29 menggelar lomba menghias kelas. Ruang kelas yang awalnya biasa saja, kini disulap menjadi rapi, menarik, dan nyaman bagi siswa.

“Komite sekolah yang memiliki ide. Saya mempersilakan komite berkreasi dengan lomba menghias kelas. Saya kaget, tiba-tiba ruang kelas jadi rapi dan bagus,” kata Kepala SDN Mekarjaya 29, Mriyatin ditemui di Kantornya Jalan Rebab Raya, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya.

Lomba dihadiri Kasubdit Pendidikan Anak dan Remaja Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nanik Suwaryani, Fasilitator Nasional Seksi Pendidikan dan Remaja, Adi Sutrisno, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Depok, Tatik Wijayati, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Sukmajaya, Abdul Mutolib.

“Jurinya ada tiga orang dari pengawas SD Kecamatan Sukmajaya, Bu Siti Aisyah, Bu Ijah Sopiah, dan Pak Badrudin,” katanya.

Mriyatin melanjutkan, lomba menghias kelas merupakan awal yang baik. Tugas selanjutnya adalah bagaimana siswa merawat kelas yang sudah rapi dan meningkatkan kualitas kelasnya.

“Ini baru awal. Selanjutnya siswa yang harus memelihara kelas bisa atau tidak. Kelas yang belum dapat juara bisa ditingkatkan lagi,” tambahnya.

Komite SDN Mekarjaya 29, Flora Andeka Fera mengatakan bahwa lomba ini hasil kerjasama semua pihak. Antusiasme orangtua siswa yang menyempatkan diri untuk terjun langsung menghias kelas anak-anaknya membuat program pertama menggaet orangtua ini sukses.

“Pengerjaan selama dua minggu. Sebelumnya temboknya hanya putih dan biru saja. Antusiasme orangtua siswa juga hebat. Tidak hanya ibu-ibunya yang bekerja, tapi bapak-bapaknya juga ikut membantu. Dibuat lukisan atau apapun itu kreativitas orangtua,” tutur Flora. (ind)