RADAR DEPOK.COM Satuan Reskrim Polresta Depok bergerak cepat guna mengungkap kasus perampokan disertai pemerkosaan kepada seorang karyawati di Cilodong, DPR (27). Terakhir, polisi mulai bisa meraba ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan korban.

“Dari keterangan korban ini, kami bisa membuah sketsa awal wajah pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana kepada Radar Depok, kemarin.

Ia mengatakan, penyidik baru mulai bisa menggali keterangan dari korban. Sebelumnya, korban sukar dimintai penjelasan. Ia mengalami trauma hebat.

“Saat ini sudah jauh lebih baik dibanding waktu pertama dievakuasi dari TKP, pada 24 Agustus 2017,” beber Putu.

Lebih lanjut, sambung Putu, ciri-ciri pelaku yang berhasil dikantongi, yakni berkulit gelap, rambut pendek, tinggi kurang lebih 160-an cm, dan perut cenderung buncit. “Hasil keterangan korban didapatkan ciri-ciri umum pelaku, yang nanti akan dikembangkan oleh penyidik,” tegasnya.

Selain mulai mengenali identitas pelaku, lanjut Putu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti tambahan, yaitu pisau dan bantal yang digunakan untuk membekap korban.

“Masih terus kami kembangkan,” tegas mantan Kasat Res Narkoba Polresta Depok itu.

Sebelumnya, Kapolsek Sukmajaya, Kompol I Gusti Ngurah Bronet Ranapathi mengatakan, peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 01:00 WIB. Ketika itu, korban yang tengah terlelap dikagetkan dengan keberadaan pelaku yang sudah ada disampingnya. Ia diancam bakal dibunuh bila berteriak.

Korban diperkosa, setelah itu barang-barang berharganya digasak. Pelaku juga beberapa kali disebut menabrak perabot rumah tangganya. “Korban mengamai trauma akan peristiwa ini,” pungkas Bronet. (jun)