TRAINING : Sebanyak 30 trainer yang akan diterjunkan di PGQ Baitussalam sedang melakukan training for trainer PGQ Baitussalam. Foto : Ade/Radar Depok
TRAINING : Sebanyak 30 trainer yang akan diterjunkan di PGQ Baitussalam sedang melakukan training for trainer PGQ Baitussalam. Foto : Ade/Radar Depok

Pemerintah Kota Depok memiliki tiga visi utama yakni Unggul, Nyaman dan Religius. Dibutuhkan kekompakan masyarakat Kota Depok dalam mewujudkan hal tersebut. Seperti yang telah dilakukan para Pendidikan Generasi Al-Qur’an Baitussalam.

Laporan : Ade Ridwan Yandwiputra/Radar Depok

“Bagai Aur dengan Tebing” kiasan tersebut nampaknya dapat mewakili semangat para penggawa Pendidikan Generasi Al Qur’an (PGQ) Baitussalam, Puri Depok Mas, RW20, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas. Setelah sukses dengan mengajak putra dan putri sekitar Komplek Puri Depok Mas, kini PGQ berusaha mengajak para orang tua untuk mulai mengajak anaknya belajar Al Qur’an.

Berangkat dari kalimat Butuh orang sekampung untuk mendidik anak (It takes a village to raise a child). Donny dan kawan kawan berharap para orang tua sadar akan tumbuh kembang anak, dan mulai menanamkan pendidikan agama sejak dini pada anak.

“Mari kita libatkan orang sekampung, orang sekomplek atau bahkan lebih luas lagi untuk ikut mendidik anak-anak, dengan cara membangun lingkungan yang kondusif untuk belajar, terutama Al-Quran,” ungkap Kepala PGQ, Donny Ardhianto.

Ungkapan tersebut bukan hanya untuk memperhatikan tumbuh kembang anak, melainkan guna mewujudkan salah satu visi Kota Depok yakni Religius. “Kemajuan suatu Kota bukan hanya tugas pemerintah kota, namun juga menjadi tanggungjawab kita bersama,” lanjutnya.

Donny berharap, anak-anak dan orangtua jadi semakin akrab dan mencintai Al-Quran serta memiliki kompetensi Qurani yang baik. Termotivasi jadi yang terbaik seperti dari hadits “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.”

Hingga saat ini kurang lebih sudah ada 30 trainer yang menjadi pendamping di PGQ yang siap mengajarkan para anak-anak asuh untuk belajar dan memahami Al Qur’an. “kami adaptasi dari PGQ Pesantren el-Tahfidh,” katanya.

Sementara Ketua RW20 Pancoranmas, Faizin mengatakan, nantinya kedepan akan dibangun sebuah gedung yang fokus untuk PGQ. Selama ini, katanya PGQ masih menggunakan fasilitas Masjid Jami Baitussalam.

“Rancangannya sudah ada, mudah mudahan dapat segera terealisasi agar setiap tujuan dari PGQ dapat tercapai,” katanya.

Faizin mengatakan, ada keistimewaan bagi anak yatim yang ingin belajar di PGQ, yakni dibebaskan dari biaya apapun alias gratis, “Kami memberikan fasilitas bagi anak yatim yang kurang mampu yang ingin belajar, gratis,” pungkasnya. (*)