RICKY/RADAR DEPOK MEGAH: Penampakan gedung Rusunawa di Kampung Banjaran Pucung, RT04/05 Kelurahan Cilangkap, Tapos.
RICKY/RADAR DEPOK
MEGAH: Penampakan gedung Rusunawa di Kampung Banjaran Pucung, RT04/05 Kelurahan Cilangkap, Tapos.
Pemerintah Kota Depok melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim), membuka peluang bagi keluarga tidak mampu untuk mendapatkan rumah sewa dengan harga yang sangat murah.

Laporan: RICKY JULIANSYAH

Bagi masyarakat yang tidak mampu, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga saja harus berjuang membanting tulang.

Bagi mereka yang sudah memiliki rumah pribadi, tentunya tidak terlalu berat karena tidak perlu mengeluarkan cost tambahan untuk membayar rumah kontrakan.

Namun, jika mereka belum punya rumah, pasti akan menjadi beban tambahan untuk kebutuhan papan atau hunian tempat tinggal. Saat ini, harga kontrakan pun sudah semakin mahal.

Jangan takut, bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan belum memiliki rumah, Rusunawa Tapos menjadi solusi jitu bagi mereka.

Kepala UPT Rusunawa Tapos, Tedi Mulyono mewakili Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Wijayanto mengutarakan, harga sewa rusun terbilang sangat murah dan terjangkau bagi warga kalangan kurang mampu. Harga sewa perunit mulai dari Rp.175.000 hingga Rp.250.000 perbulan.

“Rusunawa telah memiliki berbagai sarana dan prasarananya, seperti air, listrik, halaman untuk area bermain anak, olahraga, dan parkir yang luas, taman, hingga masjid,” ungkap Tedi.

Tedi menjelaskan, Rusunawa ini dibangun untuk memberikan kesempatan kepada para keluarga tidak mampu yang masih mengontrak. Upaya ini juga dimaksudkan agar beban pengeluaran sehari-hari dapat berkurang, sehingga meringankan biaya hidupnya.

Hingga kini, masih banyak keluarga tidak mampu yang mencari tempat tinggal dengan biaya murah. Pasalnya, beban biaya kontrak rumah saat ini terus meningkat. Untuk satu unit kontrakan saat ini bisa lebih dari Rp. 500 ribu per bulan. Ini belum termasuk beban pengeluaran lainnya, seperti listrik atau air.

Untuk menyewa Rusunawa yang beralamat di Kampung Banjaran Pucung, RT04/05 Kelurahan Cilangkap, Tapos dapat langsung ke kantor UPT atau informasi ke nomor 0896 1344 9401.

Adapun persyaratannya, fotocopy KTP suami istri, fotocopy KK, fotocopy surat nikah dan mengisi formulir dari UPT Rusunawa Kota Depok.

Sedangkan, harga sewa berdasarkan Perda No.08 tahun 2011 tentang Retribusi Kekayaan Daerah, untuk lantai I Rp 250.000 perunit/perbulan, lantai II sebesar Rp 225.000, lantai III Rp 200.000 dan lantai IV sebesar Rp 175.000.

“Dengan adanya kebijakan memasang tarif murah tersebut, diharapkan beban biaya bagi keluarga tidak mampu bisa lebih ringan, dan terhindar dari perumahan kumuh dan liar, serta sekaligus dapat mengentaskan kemiskinan di Kota Depok,” ujar Tedi. (*)