DICKY/RADARDEPOK TERGELETAK: Tim Indentifikasi Polresta Depok sedang memeriksa mayat yang berada di pinggir ruko CBD Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
TERGELETAK: Tim Indentifikasi Polresta Depok sedang memeriksa mayat yang berada di pinggir ruko CBD Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas, kemarin.

MAMPANG,DEPOK – Pemilik toko di komplek ruko CBD Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas dikejutkan dengan adanya sosok mayat pria bertato yang bersandar di tembok pembatas ruko dengan sebuah kali, Kamis (28/9).

Salah seorang saksi, Yudi (50) mengatakan, sekitar pukul 07.00 dia bersama dengan istrinya belum melihat sosok mayat tersebut. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB dia melihat sosok mayat tersebut bersandar, dan disekitarnya ada anak-anak jalanan.

“Saat itu, saya melihat masih ada nafasnya dengan kondisi bersandar,” ujar Yudi kepada Radar Depok, kemarin.

Yudi mengungkapkan, saat itu dia meminta kepada seseorang guna melaporkan ke Polsek Pancoranmas. Namun, sesampai anggota kepolisian, sosok pria yang mengenakan kaos hitam, dan celana hitam tersebut, sudah tidak bernafas.

Sementara itu, Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Wowor menjelaskan, mayat yang diketahui bernama Rhasi Jifni Yunika Oktavian tersebut berusia sekitar 28 tahun. Dari sejumlah barang milik yang berhasil diamankan, yakni KTP-nya Rhasi diketahui beralamat di RT05/02 Desa Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

“Kami masih terus melakukan pemeriksaan kepada jenazah Rhasi,” terang Roni.

Roni menuturkan, dari pemeriksaan sementara diduga korban meninggal karena mabuk-mabukan. Guna lebih mendapatkan hasil yang lebih dalam, pihaknya mengirimkan jenazah Rhasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna dilakukan visum.

Saat disinggung dengan adanya darah di bagian kepala sebelah kiri, pihaknya belum dapat memastikan penyebab adanya darah tersebut, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami belum dapat memastikan, nanti kami lihat hasil visum seperti apa,” tutup Roni. (dic)