IST/RADAR DEPOK BERKUJUNG : Komisi D DPRD dan Dinkes Kota Depok saat berkunjung ke RSUD Pasar Minggu, kemarin
IST/RADAR DEPOK
BERKUJUNG : Komisi D DPRD dan Dinkes Kota Depok saat berkunjung ke RSUD Pasar Minggu, kemarin

DEPOK-Pemerintah Kota Depok mendapatkan peluang kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu (Pasming), Jakarta Selatan. Syaratnya RSUD Depok diminta segera membuat draf pengajuan ke RSUD Pasar Minggu.

“Pihak RSUD Pasar Minggu melalui direkturnya memberika kesempatan kerjasama dengan kota dan kabupaten di sekitarnya,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok, Enny Ekasari kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Kesempatan kerjasama itu, kata Enny ditawarkan saat Dinas Kesehatan dan Komisi D DPRD Kota Depok berkunjung ke RSUD Pasar Minggu, pada Selasa (26/9). “Kami di sana diberikan pemaparan RSUD Pasar Minggu langsung dari direktur rumah sakit umum daerah tersebut,” ujarnya.

Enny mengatakan, selama ini Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kesehatan baru bekerjasama dengan rumah sakit luar kota, yakni RSUD Cibinong. Sedangkan, pihak rumah sakit lainya yang milik pemerintah daerah belum ada.  “Selain RSUD Cibinong tidak ada lagi. Kedepan dengan RSUD Pasar Minggu karena diberikan kesempatan untuk bekerjasama,” papar dia.

Kesempatan kerjasama yang ditawarkan pihak  RSUD Pasar Minggu ke Depok, kata Enny akan segera membuatkan draf pegajuan kerjasama.  “Kami akan melengkapi draf pengajuan,” terangnya.

Menurut dia, RSUD Pasar Minggu merupakan rumah sakit tipe B. Banyak ruang inap dan fasilitas Icu, Picu,Nicu, HCU, ICCU, dan Perina. Sedangkan kamar 497 kamar termasuk kamar kelas satu,dua,tiga, VIP, dan lainya. “Untuk RSUD Kota Depok tipe C,” kata Enny.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Depok Sahat Farida Berlian mengapresiasi, RSUD Pasar Minggu mengajak atau memberikan kesempatan bagi Pemkot Depok bekerjasama.

Dalam hal ini Komisi D DPRD Kota Depok mendorong bekerjasama dengan RSUD Pasar Minggu. Sahat memberikan alasan mendorong kerjasama ini, karena banyak warga Kota Depok yang dirujuk ke RSUD Pasar Minggu. Bahkan, layanan kesehatan di rumah sakit tersebut progresif. “Kami memang mengharapkan seperti itu, kerjasama ini harus di follow up oleh Dinkes Depok,” terang Politikus PDI Perjuangan itu.

Menurut dia, RSUD Pasar Minggu memiliki fasilitas pelayanan cukup baik dan tipe B. Namun, levelnya seperti rumah sakit di Singapura.  “RSUD Pasar Minggu baru dibangun era Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta, diresmikan era Basuki jadi Gubernur,” bebernya.

Sahat menambahkan, Mou kedepanya bisa mengunakan akur bantuan sosial (Bansos) kesehatan bagi pasien warga Depok yang belum mengunakan BOJD atau tidak memiliki jaminan kesehatan lainya.

“Saat ini masih menunggu ijin untuk radiologi (karena perijinan radioaktif cukup rumit). Kerjasama ini tugas Dinkes kami akan pantau terus,” kata dia.

Lalu dia meminta agat Dinkes Kota Depok menjajakan ulang ke pihak RSUD Pasar Rebo. Sebab, dulu antara Pemkot Depok dan RSUD Pasar Rebo kerjasama, tapi saat ini tidak lagi. “Kami minta jajakan ulang ke RSUD Pasar Rebo,” pungkasnya.(irw)