RICKY/RADAR DEPOK PERSIAPAN: Anggota Sekber Sahabat Ciliwung saat mengangkut perahu dan ban di Sekret RW04 Kelurahan Ratujaya, Cipayung, kemarin.
RICKY/RADAR DEPOK
PERSIAPAN: Anggota Sekber Sahabat Ciliwung saat mengangkut perahu dan ban di Sekret RW04 Kelurahan Ratujaya, Cipayung, kemarin.

DEPOK – Sekretariat Bersama (Sekber) Sahabat Ciliwung terus melakukan promosi dan pengenalan program arung edukasi Ciliwung. Salah satunya untuk acara ‘Kandangnya Komunitas’ di d’Kandang Amazing Farm Kelurahan Pasir Putih, Sawangan.

Acara yang akan dihadiri sebanyak 60 komunitas tersebut, diselenggarakan selama dua hari, yakni 30 September hingga 1 Oktober.

“Kami tengah mempersiapkan perahu dan ban, untuk mengarungi Kali Pesanggrahan yang berada di areal d’Kandang,” kata Koordinator Sekber Sahabat Ciliwung, Hidayat kepada Radar Depok.

Saat acara tersebut, tiap komunitas akan membuka stand, dimana mereka akan mengenalkan kegiatan dan program kerja yang dilakukan. Sedangkan, untuk stand Sekber Sahabat Ciliwung, lanjut pria yang menjabat sebagai Ketua LPM Kelurahan Ratujaya ini, akan mengenalkan program Arung Edukasi Ciliwung.

“Tentunya kami akan memperkenalkan Arung Edukasi Ciliwung,” papar pria yang akrab disapa Dayat.

Program tersebut, kata dayat, memang sedang digaungkan, baik warga Depok, khususnya yang berada di sekitar warga bantaran Ciliwung, maupun ke luar daerah.

Arung Edukasi Ciliwung sendiri, kata dia adalah sebuah konsep program untuk melestarikan ekosistem dan memberdayakan warga bantaran dalam berkegiatan di Sungai Ciliwung agar lebih bermanfaat serta memiliki nilai ekonomi.

“Konsepnya pengarungan wisata, tapi dibalut dengan edukasi dan upaya positif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Ciliwung. Di Pesanggrahan pun kami aplikasikan arung edukasi melalui KP2D,” ungkap Dayat.

Karenanya, ia berharap, melalui kegiatan kumpul komunitas selama dua hari itu, dapat lebih mengenalkan konsep Arung Edukasi Ciliwung yang digagas Sekber Sahabat Ciliwung.

“Kami tidak ekslusif dan tertutup, malahan kami terbuka bagi komunitas manapun untuk berkegiatan bersama di Ciliwung, selama satu visi dan tujuan, kami pasti dukung. Malahan, kami juga membentuk komunitas-komunitas baru yang menjadi pioner bagi warga bantaran untuk menjaga Ciliwung,” ucap Dayat. (cky)