IST/RADAR CIREBON RINGSEK: Minibus Toyota Kijang Grand nopol B 1004 EMR ringsek setelah mengalami kecelakaan di tol Cipali KM 132.600 tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Sabtu (2/9).
RINGSEK: Minibus Toyota Kijang Grand nopol B 1004 EMR ringsek setelah mengalami kecelakaan di tol Cipali KM 132.600 tepatnya di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Sabtu (2/9). Foto : IST/Radar Cirebon

RADAR DEPOK.COM – Lima anggota keluarga Saefudin (48) warga Kelurahan Sukatani, Tapos tewas, usai mobil Kijang bernopol B 1004 EMR yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Tol Cipali KM133, Jumat (1/9) sekitar pukul 22.30 WIB.

Di dalam mobil tersebut terdapat sepuluh orang penumpang. Mereka yang tewas adalah Sabira (18), Ahmad Yasin (13), Fauza (3,5 tahun), Siti Juhriah (43), dan Sabar Harianto (40). Sedangkan lima orang lainnya, yakni Siti Atisah (46), Sumayah (16), Ahmad Nur Aman (40), Qonita (11), dan Saefudin mengalami luka-luka.

Penuturan Saefudin, ia bersama keluarga hendak merayakan Idul Adha di rumahnya di Perumahan Pondok Sukatani Permai, Jalan Semangka VI RT12/RW18 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.

“Saya pulang dari pesantren Al Hikmah Cirebon jemput anak saya, Ahmad Yasin. Berangkat dari Depok malam takbir setelah Isya,” kata Saefudin saat ditemui Radar Depok di kediamannya, kemarin (3/9).

Saefudin menceritakan kisahnya. Berita yang selama ini beredar bahwa penyebab kecelakaan adalah pecah ban, Saefudin malah tidak mendengar adanya pecah ban saat di dalam mobil. Ia hanya mengingat mobil yang ia tumpangi tidak terkendali dan menimpa mobil Xenia. Adik ipar Saefudin, Ahmad Nur Aman mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi menimpa mobil Daihatsu Xenia.

 “Saat kejadian, saya duduk di sebelah sopir, yang nyetir mobil adik ipar saya. Jalannya kosong banget sih tidak, cuma bisa jalan kencang. Saya tidak dengar (bunyi pecah ban, red), yang saya ingat mobil itu tidak terkendali dan terbang. Tidak sampai terguling-guling, saat saya sadar posisi mobil sudah terbalik dan beda jalur,” jelas ayah empat anak tersebut.

Sementara keadaan Saefudin saat ini berangsur baik. Ia mengalami luka di bagian tangan dan kaki, serta bocor di bagian kepala dan harus dijahit. Akibat patah pada bagian pahanya, Siti Atisah melakukan operasi di RS Sentra Medika, Minggu (3/9).

“Anak saya yang pertama, ketiga dan keempat meninggal. Anak saya yang kedua patah tulang di tangannya. Adik ipar saya yang menjadi supir itu koma sekarang. Istri saya juga patah tulangnya (dibagian paha, red) ini saya mau ke rumah sakit, istri saya harus diambil tindakan operasi,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Nur Aman yang mengalami luka-luka saat ini dirawat di RS Sentra Medika Cisalak, Kota Depok. (ind)

Data dan Fakta Kecelakaan Tol Cipali

Korban Tewas:

  1. Sabar Harianto (40), adik ipar Saefudin
  2. Siti Juhriah (43), adik ipar Saefudin
  3. Fauza (3), anak ke-4 Saefudin
  4. Ahmad Yasin (13), anak ke-3 Saefudin
  5. Sabira (18), anak ke-1 Saefudin

Keterangan: Sabar dan Siti Juhriah adalah suami istri

Korban Luka-luka:

  1. Saefudin (48)
  2. Siti Atisah (46), istri Saefudin
  3. Qonitah (11), anak Sabar dan Siti Juhriah
  4. Sumayah (16), anak ke-2 Saefudin
  5. Ahmad Nur Aman (40), adik ipar Saefudin/Sopir

Lokasi Kecelakaan:

Tol Cipali KM132.600

Desa Cikawung, Kecamatan Terisi

Indramayu

Mobil Korban:

Toyota Kijang Grand

Nopol B 1004 EMR

Kronologi

Toyota Kijang melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.

Di lokasi kejadian, diduga ban Toyota Kijang pecah.

Karena kecepatan tinggi, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

Kendaraan korban lantas melewati median jalan dan terbalik menimpa Daihatsu Xenia yang dikemudikan Imam Sugiarto dari arah berlawanan.

Akibat kejadian itu lima penumpang Kijang meninggal dunia.

Para korban dievakuasi ke rumah sakit Ciereng dan Mutiara Hati, Subang.

Sumber: Humas Polda Jawa Barat