DICKY/RADARDEPOK SOSIALISASIKAN: Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aiptu Taslim saat menyosialisasikan penyampaian pendapat di muka umum, kemarin.
DICKY/RADARDEPOK
SOSIALISASIKAN: Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aiptu Taslim saat menyosialisasikan penyampaian pendapat di muka umum, kemarin.

PENGASINAN,DEPOK – Melihat semakin majunya perkembangan, tidak sedikit sejumlah kelompok masyarakat melakukan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya melalui Polresta Depok meminta masyarakat mentaati peraturan dalam penyampaian pendapat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aiptu Taslim mengatakan, di era keterbukaan dan demokrasi sekarang ini, tidak sedikit masyarakat mulai kritis dalam menyampaikan aspirasi. Mengingatkan masyarakat untuk tidak melanggar peraturan hukum dalam penyampaian pendapat, pihaknya memberikan selebaran yang berisikan penyampaian pendapat.

“Kami sedang menyosialisasikan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum,” ujar Taslim kepada Radar Depok.

Taslim menjelaskan, dalam menyampaikan aspirasi yang dilakukan masyarakat di muka umum, ada beberapa pesan yang diberikan Polda Metro Jaya. Pesan tersebut diantaranya, penyampaian dalam bentuk unjuk rasa atau demonstrasi tidak diperkenankan membawa senjata tajam, senjata api, senjata pemukul, maupun alat yang membahayakan.

Selain itu, sambung Taslim kelompok masyarakat diminta untuk memberitahukan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian secara tertulis maksimal tiga hari sebelum pelaksanaan unjuk rasa. Kelompok masyarakat dalam melakukan aksi, diminta menghormati hak kebebasan orang lain, aturan moral yang diakui di muka umum, mentaati hukum dan undang-undang, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mejaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Apabila tidak sesuai dengan ketentuan atau melanggar hukum akan dilakukan tindakan tegas kepolisian, baik peringatan, pembubaran, hingga penegakan hukum,” tutup Taslim. (dic)