Febrina/Radar Depok DIIKAT : Maling kotak amal diikat ditiang dekat lokasi kejadian yaitu di RT06/07 Kelurahan Kalimulya, Cilodong.
Febrina/Radar Depok
DIIKAT : Maling kotak amal diikat ditiang dekat lokasi kejadian yaitu di RT06/07 Kelurahan Kalimulya, Cilodong.

DEPOK-Entah apa yang ada dipiran Jarot Wahyudi. Warga Kelurahan Gandul, Cinere ini ketahuan mencuri kotak amal di Musala Al-Istiqomah RT6/7 Kelurahan Kalimulya, Cilodong kemarin. Warga memergoki gerak-gerak pelaku yang mencurigakan, saat kotak amal di dalam musala dibawa pelaku.

Kejadian itu bermula, saat Jarot mendatangi musala menggunakan kendaraan roda dua sekitar pukul 10:00. Dan tidak lama berselang, pada pukul 10:10, kedapatan mencuri kotak amal dan langsung diikat ditiang sembari menunggu petugas dari kepolisian datang.

“Saya mendapat kabar dari Ketua RT06/07 Kelurahan Kalimulya, Mardi dan menuju ke lokasi. Pelaku sudah terikat,” ujar Babinsa Kelurahan Kalimulya, Jumadi kepada Radar Depok, kemarin.

Jumadi menuturkan, kejadian ini merupakan kali pertama sejak awal 2017, karena memang selama ini belum ada pengaduan hal semacam ini. Entah apa motifnya pelaku mencuri kotak amal, karena setelah diikat pelaku dibawa ke Polsek Sukmajaya dan diproses lebih lanjut. Sampai saat ini juga belum diketahui seperti apa kelanjutannya.

“Setelah diikat kemudian dibawa ke polsek,” ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Sukmajaya, Kompol IGN Bronet Ranapati menjelaskan, sampai saat ini pelaku dalam proses pengumpulan bukti-bukti. Apakah akan diproses secara hukum atau dimusyawarahkan bersama warga yang melaporkan. Sehingga belum bisa menginformasikan lebih lanjut hasil akhirnya seperti apa. Proses masih terus dilakukan dengan megumpulkan saksi-saksi serta kebutuhan penyidikan lainnya. “Kami masih proses, saksi-saksi dan bukti-bukti dikumpulkan,” tutup Bronet.(ina)