RICKY/RADAR DEPOK SOSIALISASI: KPU Kota Depok sedang menyosialisasikan persiapan Pilgub Jabar 2018.

 

RICKY/RADAR DEPOK
SOSIALISASI: KPU Kota Depok sedang menyosialisasikan persiapan Pilgub Jabar 2018.

DEPOK – Pendaftaran verifikasi partai politik (Parpol) mulai dibuka dari 3 sampai 16 Oktober ini. Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, agar parpol dapat lolos verifikasi.

Anggota KPU Jawa Barat, Aang Ferdhiman mengatakan, berdasarkan pengalaman pada 2014, ada beberapa kesalahan parpol yang perlu menjadi bahan pembelajaran saat pendaftaran verifikasi nanti.

Rata-rata, lanjut Aang, kesalahan parpol yang mendaftar saat verifikasi, dalam berkas formulir kadang tidak jelas lokasi kantornya.

“Seperti tidak punya keterangan lokasi kantornya, atau memang tidak ada kantornya. Padahal parpol harus memiliki kantor sekretariat,” kata Aang.

Kemudian, kepengurusan perempuan juga banyak menggugurkan, karena lebih banyak lelaki. Sedangkan, komposisi keterwakilan perempuan harus 30 persen dari jumlah anggota. “Ini harus terpenuhi,” ujar Aang yang kental dengan logat sundanya.

Selanjutnya, sambung Aang, terkait keanggotaan. Masih berdasarkan pengalaman dari 2014, partai yang tidak lolos, ketika diklarifikasi anggota yang ditulis dalam pemberkasan, ada anggotanya yang menolak jika tergabung dalam parpol tersebut. Jangan sampai ada anggota bodong alias tak terdaftar.

“Saya kira harus dipersiapkan. Silahkan partai-partai memastikan bahwa orang-orang yang ditulis di situ adalah orang yang benar-benar anggotanya. Bukan anggota partai lain. Kadang satu orang, masuk ke bermacam partai,” tutur dia.

Sebab, yang diakui KPU, adalah satu orang anggota yang memang benar-benar menjadi anggota dari parpol tersebut dan tidak memiliki keanggotaan di parpol lainnya.

Ia menambahkan, pendaftaran verifikasi parpol sendiri sudah dibuka sejak 3 Oktober hingga 16 Oktober di pusat. Jadi, dari KPU RI dengan pimpinan parpol tingkat pusat dulu yang mendaftarkan diri, setelah itu baru ke provinsi dan kota/kabupaten.

“Prosesnya beririsan, tapi di daerah itu setelah parpol mendaftarkan diri di pusat,” tandasnya. (cky)