Depok Krisis Guru Agama

In Metropolis
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
KHUSYUK : Sejumlah anak sedang melakukan tadarus Al Quran di Masjid Darul IstIqomah, Tanah Baru, Beji, Kota Depok.

DEPOK–Kota Depok yang digadangkan religius bisa terkikis. Keladinya, saat ini hanya terdapat 200 guru agama yang mengajar di 321 sekolah jenjang SDN hingga SMKN. Angka itu jelas kurang, karena idelanya 500 guru agama.

Kasi Pendidikan Agama Islam (Pakis) Kemenag Kota Depok, Sadeli mengatakan, dari total sekolah negeri se-Kota Depok dari SD 276, SMP 26, SMA 16 dan SMK 3, jumlah guru agama secara keseluruhan hanya 200-an orang.

“Guru agama negeri terbagi dua kelompok, 40-an menggunakan NIP Kemenag, 160-an NIP pemda. Jadi total ada sekitar 200-an guru,” kata Sadelih kepada Harian Radar Depok, saat ditemui di ruangannya kemarin.

Sadelih mengatakan, idealnya dari jumlah sekolah negeri se-Kota Depok, kurang lebih 500-an guru agama. Karena menurutnya, setiap sekolah idealnya memiliki 2 sampai 3 guru agama.

Ia mengatakan, kurangnya guru agama beberapa diantaranya dikarenakan pertumbuhan sekolah negeri tidak diiringi dengan pertambahan guru. Banyak guru agama yang sertifikasi sudah mendekati pensiun, dan tidak ada penerimaan PNS sejak 5 tahun belakangan. “Setiap tahun ada 5 sampai 10 guru yang pensiun,” lanjutnya.

Guru agama di sekolah negeri memang merupakan tanggungjawab pemda dan Kementerian Agama. Karena guru di sekolah negeri haruslah Pegawai Negeri Sipil, sedangkan moratorium terkait pengangkatan PNS hingga saat ini belum dicabut.

Tetapi, ia menyarankan agar pemerintah Kota Depok tidak kehabisan akal. Terlebih visi Kota Depok yang Religius, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pendidikannya dapat melakukan trobosan, agar peserta didik di Kota Depok dapat terus mempelajari ilmu agama.

“Salah satunya dengan mewajibkan bagi siswa yang hendak naik tingkat baik dari SD ke SMP negeri dan seterusnya, harus memiliki sertifikasi buta huruf quran,” lanjutnya.

Dengan begitu, lanjut Sadelih, sekolah sekolah yang ada di Kota Depok, akan berlomba-lomba mencetak lulusan yang paham tentang Al-Qur’an. Sehingga keterbatasan guru agama di Kota Depok tidak menjadi hambatan bagi para peserta didik mempelajari ilmu agama.

Secara data, Sadelih mengatakan, ada sekiranya 20.000 anak di Kota Depok yang masih buta huruf qur’an. Hal tersebut didapat dari hitung-hitungan kasar dari jumlah penduduk di Kota Depok.

Anggota Komisi D, DPRD Kota Depok, Lahmudin membenarkan hal tersebut, bahkan ia mengatakan, bukan hanya persoalan guru, para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok juga mengalami kekurangan. Hal tersebut disebabkan karena adanya moratorium dari Kemendagri.

“Ini salah satu dampak dari moratorium, tapi ini bisa diantisipasi salah satunya dengan menambah tenaga honorer,” katanya.

Pemerintah Kota Depok, melalui Dinas Pendidikan dapat melakukan pemetaan disetiap sekolah yang mengalami kekurangan guru dan sangat krusial mengingat jumlah siswa yang membludak, harus diprioritaskan penambahan tenaga honorer atau mengambil guru dari swasta.

“Nanti anggarannya bisa menggunakan dana BOS,” lanjut pria dari Fraksi PAN tersebut.

Terkait adanya trobosan mengenai sertifikasi buta huruf quran bagi siswa yang hendak melanjutkan ke jenjang berikutnya, Lahmudin sangat setuju, bahkan hal tersebut hendak di wacanakan di komisinya.

“Ini memang sudah menjadi wacana, kan visi Kota Depok, Religius, ya ini salah satu bentuk perwujudan visi itu,” tandasnya.(ade)

You may also read!

kebakaran di jalan juanda

Ini Penyebab Kebakaran di Jalan Juanda Sampai Merugi Rp 80 Juta

DARURAT : Petugas Pemadam Kebakaran sedang memadamkan kebakaran api di Jalan Juanda, Minggu (6/9). FOTO

Read More...
kebakaran di jalan juanda

Lapak Pedagang Kelapa di Jalan Juanda Terbakar

DITONTON : Petugas Pemadam Kebakaran Kota Depok sedang berusaha memadamkan kebakaran yang terjadi di Jalan

Read More...
laporan muhammadiyah spanduk

Ada Spanduk Provokatif, Muhammadiyah Kota Depok Bersikap

LAPORKAN : Ahmad Dahlan (kiri) mendampingi Ali Wartadinata (kanan) saat membuat laporan terkait spanduk provokatif

Read More...

Mobile Sliding Menu