Illustrasi : Logo Koperasi
Illustrasi : Logo Koperasi
DEPOK-Sedikitnya 399 koperasi yang masih aktif di Kota Depok, mesti sering-sering update data. Pasalnya, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, rutin monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala. Ini demi mengawasi koperasi dan membina agar lebih baik.

“Monev dalam rangka melakukan pembinaan terhadap koperasi di Kota Depok,” kata Kepala Dinas DKUM Kota Depok, Fitriawan kepada Radar Depok, kemarin.

Selain monev, kata Fitriawan DKUM Kota Depok juga mendorong terbentuknya koperasi yang aktif dan sehat. Bahkan, pihaknya juga rutin melakukan bimbingan teknis serta pelatihan, guna meningkatkan kualitas SDM koperasi.

“Saat ini masih banyak koperasi yang belum memenuhi kategori koperasi aktif dan sehat, makanya kami terus mengadakan monev untuk kemudian diberikan pembinaan guna meningkatkan kapasitas koperasi tersebut,” jelas dia.

Menurut Mantan Kepala Diskominfo Depok tersebut, salah satu indikator suatu lembaga koperasi dikatakan aktif dan sehat. Adalah yang aktif mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) rutin setiap tahun. Jika tidak ada RAT, maka koperasi tersebut dikategorikan tidak sehat. Jika suatu koperasi tidak mengadakan RAT dua tahun berturut-turut, maka DKUM akan berikan penyuluhan.

“Kalau tidak berubah akan dibubarkan. Kami berharap dengan monev dapat meningkatkan kapasitas koperasi di Kota Depok yang aktif dan sehat, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pengurusnya dan kemajuan ekonomi Kota Depok,” harapnya.(irw)