ADE/RADAR DEPOK KHIDMAT: Walikota Depok memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Balaikota Depok, Senin (2/10).
ADE/RADAR DEPOK
KHIDMAT: Walikota Depok memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Balaikota Depok, Senin (2/10).

MARGONDA,DEPOK – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober, Kota Depok mempusatkan di Lapangan Balaikota Depok, Jalan Margonda Raya, Senin (2/10).

Walikota Depok, Mohammad Idris memimpin upacara. Upacara diisi pembacaan Pancasila, UUD 1945, ikrar kesetiaan kepada Pancasila, dan ditutup dengan doa.

Idris mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum introspeksi dan mengingatkan kembali tentang sejarah kelam bangsa Indonesia. Diharapkan peristiwa yang sama tidak akan terjadi lagi.

     “Pada dasarnya, Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita agar mempertahankan bangsa Indonesia dan tetap menjunjung tinggi ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Idris.

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia harus dipertahankan sampai kapanpun. Karena itu, Idris mengimbau kepada generasi muda untuk mengingat peristiwa sejarah.

“Seperti mengikuti kegiatan nonton bareng film G30S/PKI kita bisa lebih mengetahui peristiwa kelam yang pernah dialami bangsa. Melalui menonton peristiwa sejarah seperti itu, sebagai penerus bangsa kita bisa lebih bersemangat untuk mempertahankan negara Indonesia, termasuk Kota Depok,” tambahnya.

Upacara diikuti siswa sekolah, ASN, TNI, Polri, serta unsur ormas. Pejabat lingkungan Pemkot Depok, Ketua DPRD dan lembaga vertikal seperti Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim 0508/Depok, hingga Kabag Ops Polresta Depok.

Dandim 0508 Letkol Inf. Slamet Supriyanto mengatakan, Pancasila merupakan ideologi bangsa, dan peringatan upacara Kesaktian Pancasila sebagai momentum peringatan bahwa pernah terjadi sejarah kelam dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Sebagai warga negara sudah semestinya tetap menjunjung tinggi Pancasila,” kata Slamet. (ade)