DEPOK – Selain akan mengusung calon dari internal. Organisasi Kepemudaan (OKP) Kemahasiswaan yang tergabung dalam Poros Cipayung Plus pun tidak bisa dipandang sebelah mata dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok periode 2018/2020.

Seperti yang dituturkan senior Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Depok, Eko Wardaya. Dalam poros Cipayung Plus terdiri dari 10 OKP Kemahasiswaan.

Diantaranya Luthfi ketua dari PMII, Andry dari GMKI, Ridha dari IMM, Aqin dari HMI, Amir dari KM-AMPG, Mukit dari KAMMI, Keling dari PERMAHI,n Ronald dari GMNI, Huday dari IKMD dan IKAMI.

“Mereka semua ketua defenitif, belum dari ketua demisioner (senior) seperti saya dari KAMMI, Ahmad Maulana HMI, Suryadi IMM dan Dafid dari IKMD,” kata Eko kepada Radar Depok.

Karenannya, lanjut Eko, poros Cipayung Plus yang memiliki minimal 10 suara tidak bisa dianggap enteng dalam pertarungan bursa calon Ketua KNPI Kota Depok.

Bahkan, saat ini, pihaknnya sedang melakukan penjajakan dengan OKP lain untuk bergabung dalam Poros Cipayung Plus.

“Insya Allah akan terus bertambah, kita sedang melakukan pembicaraan dengan OKP lain. Kemungkinan 15 sampai 20 suara,” ujarnya.

Dari sini, kata Eko, poros Cipayung Plus bisa menjadi lebih kuat dan meluas lagi menjadi kelompok kepemimpinan alternatif di kepengurusan KNPI Kota Depok periode selanjutnya.

“Doakan saja semoga anak muda milenial dapat memimpin KNPI Depok, kami optimis akan hal ini,” ucap Eko. (cky)