RICKY/RADAR DEPOK HADIAH UTAMA: Pembina PTM Pangeran, Mazhab HM menyerahkan doorprize kepada warga yang beruntung usai turnamen di Lapangan PTM Pangeran, RT04/09 Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.
RICKY/RADAR DEPOK
HADIAH UTAMA: Pembina PTM Pangeran, Mazhab HM menyerahkan doorprize kepada warga yang beruntung usai turnamen di Lapangan PTM Pangeran, RT04/09 Kelurahan Rangkapan Jaya, Pancoran Mas.

Di luar kesibukannya sebagai anggota DPRD Kota Depok, Mazhab HM dikenal memiliki hobi bermain tenis meja. Bahkan di rumahnya dibuatkan tempat khusus untuk bermain tenis meja.

Laporan: RICKY JULIANSYAH

Hobi tiap orang berbeda-beda. Terkadang, untuk menyalurkan hobinya, seseorang dapat merogoh kocek pribadinya cukup dalam disamping kebutuhan sehari-hari.

Ada juga yang menyalurkan hobi, khususnya pada bidang olahraga, dengan membuat turnamen, baik skala kecil atau pun besar.

Seperti Mazhab HM, politisi Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok ini memiliki hobi bermain tenis meja. Namun, ia tidak ingin sekedar bermain dan membuat lapangan serta membentuk klub, yang dinamakan PTM Pangeran.

Mazhab juga mengadakan turnamen, baik skala kewilayahan, hingga terakhir menggelar Open Turnamen Mazhab HM Cup, khusus Perseorangan double yang putaran finalnya digelar 30 September kemarin.

“Baru saja kelar turnamen open,” kata Mazhab.

Diketahui, Pembina PTM Pangeran itu sudah menggelar beberapa turnamen dalam beberapa tahun terakhir. Kata Mazhab, tujuannya adalah memasyarakatkan olahraga tenis meja dan menjalin tali silaturahmi antar penghobi tenis meja maupun klub-klub yang ada di Kota Depok.

Untuk meningkatkan animo penonton, saat perhelatan turnamen tenis meja garapan Mazhab HM, pihaknya menyediakan doorprize.

Doorprize yang disediakan kali ini memang terbilang satu tema, yakni jenis-jenis alat rumah tangga.

“Rata- yang nonton sudah berkeluarga. Saya siapkan alat rumah tangga. Kalau dapat kan bini di rumah seneng. Jadi kalau besok-besok nonton turnamen lagi, diizinin sama istri biar dapat doorprize lagi. Itu filosofi awalnya, biar dapet izin dari istri, dan tidak diomelin kalau dateng ke turnamen yang digelar PTM Pangeran,” papar Mazhab sambil tertawa diiringi riuh tepuk tangan penonton yang hadir.

Makanya, jangan heran ketika jarum jam sudah menunjukan pukul 24:00 WIB dan pertandingan final sudah selesai digelar, penonton pun belum beranjak dari kursi yang disiapkan panitia.

Tiap sesi panitia mengundi nomor kupon doorprize yang diberikan gratis ke penonton, hingga puncaknya usai penyerahan hadiah utama berupa mesin cuci.

“Saya siapkan puluhan doorprize hiburan, mulai dari uang saku, payung, jam, dispenser hingga mesin cuci. Saya tidak punya tujuan lain, kecuali memasyarakatkan olahraga tenis meja. Insya Allah turnamen seperti ini akan rutin kami gelar,” ucap Mazhab. (*)