Melihat Polresta Depok Rayakan Hari Santri Nasional

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
UNIK: Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo memberikan arahan kepada anggota sambil mengenakan peci sebelum bertugas di Mapolresta Depok, Jala Raya Margonda, Kecamatan Pancoranmas, Senin (23/10).

Memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober kemarin, seluruh personil Polresta Depok terlihat berbeda. Semua anggota menggunakan peci termasuk anggota Satlantas Polresta Depok melakukan pengaturan (gatur) lalulintas di jalan.

Laporan: RICKY JULIANSYAH

Banyak cara untuk memperingati sesuatu agar berkesan dan menandakan instansi, perusahaan, organisasi ataupun perorangan turut serta dalam menghormati dan juga merayakan momen tersebut.

Ya seperti kata pepatah lama, banyak jalan menuju Roma. Itu lah ungkapan yang tepat dalam keberaneka ragaman cara merayakan suatu momen tiap insan di dunia.

Seperti anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Depok yang turut serta dalam memperingati Hari Santri Nasional belum lama ini.

Jajaran Satlantas Polresta Depok dalam mengatur lalulintas, kemarin, dengan mengenakan pakaian berbeda dri biasanya. Setidaknya pada bagian kepala mereka yang biasa mengenakan topi kepolisian, kini mereka mengenakan peci atau kopiah.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo mengatakan, sosok para santri pada masa zaman penjajahan berperan ikut membangun kemerdekaan. Baru ditetapkan beberapa tahun berikut ini memperingati Hari Santri, polisi juga ikut dalam memperingatinya dengan berpeci.

“Semua jajaran anggota menggunakan peci sebagai bentuk ikut memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober ini. Selama satu hari polantas melakukan pengaturan lalulintas peci tetap dipake,” kata Sutomo.

Didampingi Kanit Dikyasa Polresta Depok AKP Rasman usai melakukan pengaturan menggunakan peci di Poslantas Lalulintas Simpang Juanda Margonda, Beji, Kota Depok, Senin pagi, sambung dia, juga menandakan Instnsi Polri siap dalam menghadapi dan merayakan momen apapun.

Terlebih, kata Sutomo, dengan merayakan HSN ini, pihaknya tidak hanya dianggap sebagai pengatur dan pengamanan di lalulintas, tetapi juga lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan pengendara serta religius.

Mantan Kanit Regident Polresta Depok ini menambahkan, sekarang polisi sudah dapat lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga kapan saja polisi khususnya polantas siap ada untuk masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban lalulintas.

“Diharapkan setelah ditetapkan resmi oleh pemerintah memperingati Hari Santri supaya masyarakat dapat mengingat jasa-jasa santri terdahulu dalam membangun kemerdekaan,” ucap Sutomo. (cky)

You may also read!

SDN Tanah Baru 2 teknologi

SDN Tanah Baru 2 Siapkan E-Gredu

INOVASI : Kepala SDN Tanah Baru 2 menerima foam kerjasama dengan E-Gredu untuk digunakan dalam

Read More...
ilustrasi ganjil genap jakarta

DKI Jakarta Dianjurkan Terapkan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merekomendasikan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan penyebaran

Read More...
Juru Bicara TGTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.

Siap-siap, Empat Hari Lagi Ada Sanksi Melanggar Pembatasan Aktivitas Malam

Juru Bicara TGTPPC Kota Depok, Dadang Wihana.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sedang menyusun

Read More...

Mobile Sliding Menu