IST SEJARAH: Pengunjung Cafe Beranda Depok sedang bersantai di ruangan yang dikelilingi lukisan mural sejarah Kota Depok.
IST
SEJARAH: Pengunjung Cafe Beranda Depok sedang bersantai di ruangan yang dikelilingi lukisan mural sejarah Kota Depok.

Kota Depok kini punya tempat makan yang unik, Cafe Beranda Depok namanya. Cafe yang berlokasi di Jalan Raya Kartini, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas tersebut memiliki konsep tempat nongkrong bagi kawula muda Kota Depok, jadi tidak hanya memiliki makanan yang lezat, tetapi juga memberikan edukasi sejarah Kota Depok.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO

 

Di sebuah ruko yang cukup megah berlantai tiga, dengan interior yang ciamik berhiaskan lukisan mural yang menggambarkan suasana Kota Depok di jaman pemerintahan kolonial Belanda, tampak puluhan pengunjung cafe sedang menikmati hidangan yang disajikan pelayan cafe tersebut.

Manejer Café Beranda Depok, Yogi Nara mengatakan, cafe besutanya tersebut sengaja dinamai Beranda Cafe karena ingin menyinggung jargon masyarakat yang biasa menyebutkan Kaum Depok sebagai ‘Belanda Depok’.

“Tadinya kita mau frontal aja pake nama Cafe Belanda Depok, tapi kami tidak mau mengundang sentiment dari masyarakat Kota Depok,” ucapnya sambil duduk disofa lembut berwarna abu – abu.

Dia menambahkan, manajemen Cafe Beranda Depok sengaja mengambil konsep sejarah Kota Depok untuk cafe mereka, karena dinilai, belum ada cafe di Kota Depok yang benar – benar menyajikan sejarah Kota Depok secara lengkap.

“Kita survey ke cafe lain, paling hanya memajang foto – foto sejarah yang ukuran kecil aja di cafe mereka,” tambahnya.

Yogi mengatakan, bukan sembarangan mereka dalam mengusung tema sejarah Kota Depok di cafe, karena mereka sudah sebulan lebih memperlajari sejarah tentang Kota Depok serta Kaum Depok sebelum melaunching cafe mereka pada hari Sabtu, (7/10).

“Kami sudah koordinasi dengan sejarahwan Depok dalam hal ini, Ferdy Jonathan yang merupakan Kepala Bidang Sejarah Yayasan Cornelis Chastelein supaya tidak ada kekeliruan sejarah di depan harinya,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Sejarah YLCC, Ferdy Jonathan yang juga merupakan warga Kota Depok, mengatakan dirinya mengapresiasi manajemen Cafe Beranda Depok yang masih peduli sejarah Kota Depok.

“Saya sangat mengapresiasi mereka, apalagi mereka warga luar Kota Depok masih mau peduli akan sejarah Kota Depok.” ucap Ferdy Jonathan. (*)