RICKY/RADAR DEPOK MENGENANG: Anggota Pepabri dan FKPPI Kota Depok fotobersama usai ziarah dan tabur bunga di TMP Kalimulya, Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Sabtu (7/10).
RICKY/RADAR DEPOK
MENGENANG: Anggota Pepabri dan FKPPI Kota Depok fotobersama usai ziarah dan tabur bunga di TMP Kalimulya, Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Sabtu (7/10).

DEPOK – Memperingati HUT ke-72 TNI, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI/Polri (Pepabri) dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) mengelar acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Kelurahan Kalimulya Cilodong, Sabtu, (7/10).

Turut dihadiri ketua Pepabri Depok, Letkol (P) Imam Subardjo, Ketua FKPPI, Yudhi Raisal, Kepala Kesbangpol Kota Depok, Dadang Wihana, Kasdim Depok, Mayor Erfan, Sekjen FKPPI, Rahman beserta para anggota FKPPI Depok.

Ketua FKPPI Kota Depok, Yudhi Raisal mengatakan, kegiatan ini juga merupakan rangkaian peringatan HUT Pepabri yang Ke-58 dan FKPPI Ke-39.

“Kegiatan kami upacara, ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kalimulya. Kemudian dilanjutkan ziarah ke Makam Mas Ari Kadarisman (MasBandot) di Cimpaeun-Tapos dan Santunan Janda & Yatim Piatu di Yayasan Al Muawwanah Cimpaeun -Tapos,” kata Yudhi kepada Radar Depok.

Menurut pria yang akrab disapa Yudhi Bronk, kegiatan tabur bunga sebagai salah satu upaya mengenang dan menghormati jasa pahlawan pejuang Kemerdekaan Indonesia.

Disisi lain, untuk mengingatkan kembali bahwa banyak nilai positif yang dapat diambil dari perjuangan dan jasa-jasa para pahlawan.

“Banyak nilai-nilai positif yang dapat kita petik dari para pejuang, seperti mereka berjuang tanpa pamrih untuk merebut kemerdekaan,” papar Yudhi.

Menurutnya, saat ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat nasionalis dan patriotisem dengan belajar dari para pahlawan yang telah gugur membela bangsa Indonesia.

Melalui semangat para pahlawan, diharapkan generasi penerus bangsa dapat menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Jangan sampai terpengaruh oleh budaya barat. Sebab, kita sebagai orang timur, harus tetap mempertahankan dan berkehidupan sesuai dengan budaya orang timur,” terangnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, tidak hanya sebatas acara cerimoni tiap tahun. Tetapi benar-benar menjadi pemompa semangat dan menumbuhkan nilai-nilai nasionalis dan patriotis bagi Keluarga Besar FKPPI Kota Depok dan Pepabri, juga masyarakat pada umumnya.

“Dengan begitu keutuhan NKRI tidak mudah digoyahkan, bersama TNI, Polri dan rakyat, kita kuat,” pungkasnya.

Sementara, Pembina Yayasan Al Muawwanah, Haribowo yang juga anggota FKPPI Kota Depok, mengatakan, santunan diberikan kepada 200 janda dan 150 anak yatim piatu di sekitar wilayah Kelurahan Cimpaeun, Tapos.

“Semoga bermanfaat dan dapat membantu mereka,” ucap Hari. (cky)