DICKY/RADARDEPOK SANTUNI: Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah saat memberikan santunan kepada anak yatim di halaman Kecamatan Sawangan, Minggu (1/10).
DICKY/RADARDEPOK
SANTUNI: Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah saat memberikan santunan kepada anak yatim di halaman Kecamatan Sawangan, Minggu (1/10).

SAWANGAN,DEPOK – Lebaran yatim sudah mengakar dan menjadi tradisi diwilayah Kecamatan Sawangan dan Bojongsari maupun di Kota Depok. Lebaran yatim sebagai bentuk perhatian masyarakat terhadap anak yatim perlu dijaga dan dilestarikan dikalangan masyarakat Kota Depok.

Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Lutfiyah mengatakan, lebaran yatim memang tidak termasuk dalam perhitungan kalender masehi atau hijriyah. Namun, orang tua terdahulu telah melaksanakan kegiatan dengan diberi nama lebaran yatim sehingga menjadi tradisi dan dilaksanakan pada Muharram Hijriyah.

“Lebaran yatim merupakan bentuk perhatian masyarakat terhadap anak yatim,” ujar Qonita kepada Radar Depok, kemarin.

Qonita menjelaskan, pada umumnya masyarakat yang menyelenggarakan lebaran yatim, akan memberikan santunan untuk membantu ekonomi anak yatim maupun keluarganya. Nantinya, santunan tersebut akan digunakan anak yatim guna memenuhi keperluannya, salah satunya perlengkapan sekolah.

Pria yang duduk di bangku Komisi D DPRD Kota Depok mengungkapkan, anak yatim merupakan bagian dari masyarakat sehingga sudah seharusnya masyarakat yang memiliki ekonomi lebih guna menyisihkan rejekinya guna membantu anak yatim.

“Saya mengapresiasi lingkungan yang rutin menggelar lebaran yatim sehingga mendukung salah satu visi Kota Depok yakni Depok kota religius,” tutup Qonita. (dic)