Illustrasi
Illustrasi

BEJI,DEPOK  – Sejalan dengan visi Pemkot Depok untuk menciptakan masyarakat yang religius, RT02, RW01, Kelurahan Beji Timur, Kecamatan Beji, meluncurkan program “Ayo Mengaji”. Program tersebut melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia.

“Semenjak Minggu kemarin kami telah resmi meluncurkan program Ayo Mengaji. Melalui program ini, kami ingin mengajak untuk membaca Alquran mulai dari pukul 18:00 hingga 20:00,” ujar Ketua RT02, RW01, Kelurahan Beji Timur, Tito, Senin (02/10).

Ia menambahkan, penerapan pendidikan agama berbasis keluarga menjadi fokus bagi tokoh masyarakat setempat untuk meningkatkan sisi religius warganya. Oleh karena itu, melalui program Ayo Mengaji, dapat menjadi momentum bagi warga RT02 untuk saling mengingatkan dalam melakukan kebaikan.

“Pada intinya kami ingin mendorong agar seluruh warga saling berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, termasuk dengan rutin mengaji di masing-masing rumahnya,” katanya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga RT02, Retno Wijayanti menyambut baik diadakannya program tersebut. Menurutnya, program tersebut dapat memacu semangat warga untuk mempelajari ilmu agama serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mendukung sekali dengan diadakannya program Ayo Mengaji ini. Bagi orangtua, tentunya sebelum membimbing anak-anaknya mengaji, mereka harus bisa memberi contoh cara membaca Alquran yang baik terlebih dahulu. Hal ini dapat meningkatkan semangat mereka untuk terus belajar dan lebih giat lagi dalam mengaji,” terangnya.

Lebih lanjut, wanita yang juga menjadi Ketua Forum Kota Layak Anak (Fokla) Kota Depok tersebut menambahkan, program Ayo Mengaji juga dapat menjadi landasan terbentuknya RT Ramah Anak. Setiap anggota keluarga diharuskan untuk saling berinteraksi satu sama lain, serta memperhatikan proses pertumbuhan anaknya.

“Dengan mereka berkumpul bersama anak-anaknya, tidak hanya sisi religiusnya saja yang terbentuk, tetapi rasa kebersamaan. Dari situlah para orangtua dapat memantau perkembangan anak di setiap tahapannya,” tandasnya.(cr1)