Sabet Rekor MURI dengan Tari Saman

In Metropolis
INDAH/RADAR DEPOK
RAIH MURI: Penampilan Ayu Setiowati dan siswanya dalam perhelatan Nusantara Expo dan Forum.

Tidak sembarang orang dapat memiliki prestasi memecahkan rekor. Apalagi untuk Museum Rekor Indonesia (MURI).

Laporan: INDAH DWI KARTIKA

Ayu Setiowati terkenal dengan guru tari saman. Ia memiliki profesi sebagai pengajar tari saman dan mata pelajaran (mapel) seni budaya di salah satu sekolah di Kecamatan Tapos.

Tidak hanya mengajar, dari tarian tradisional asal Aceh tersebut Ayu berhasil menjadi salah satu peserta untuk memecahkan rekor MURI.

Berawal dari teman guru seni tari yang menginformasikan kepadanya mengenai acara Nusantara Expo dan Forum yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ayu ditawari untuk terlibat dan ikut serta mengisi acara tersebut dengan tarian. Tidak sendiri, ia pun mengajak siswanya.

“Awalnya adalah saya mengajar tari Ratoeh Jaroe atau biasa disebut samandi SMA PLUS PGRI Cibinong. Ada pembina seni tari di sekolah tersebut bernama Bu Eneng. Beliau memberikan informasi bahwa Kementerian Dalam Negeri membuat acara Nusantara Expo dan Forum,” kisah Ayu.

Ia merasa tertarik mengikuti perhelatan tersebut. “Bu Eneng merupakan salah satu panitia dalam acara itu. Beliau menawarkan saya mau tampil, ikut serta mengirim penari di acara tersebut atau tidak? Saya mengatakan mau dan mengajak siswi dari SMPIT Arafah untuk ikut mengisi juga,” ujar perempuan berhijab.

Acara tersebut digelar selama lima hari, mulai 18-22 Oktober 2017 bertempat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Di acara tersebut ada penyerahan Rekor MURI dengan 24 jam non stop menari, dengan tarian terbanyak sekitar 230 tarian dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Awalnya hanya 215 tarian, namun hasil akhirnya malah ada 230 tarian dari berbagai provinsi di Indonesia. Itu artinya masyarakat antusias dengan acaranya. Selain melestarikan, juga mengenalkan tarian-tarian lain yang belum kita ketahui,” ujar Ayu.

Acara tarian dimulai pada 17 Oktober pukul 09.00 hingga 18 Oktober pukul 09.00.

Pembukaan pada 18 Oktober dengan pemberian rekor MURI 24 jam menari non stop, yang langsung diberikan oleh seniman sekaligus Direktur MURI, Jaya Soeprana kepada pihak Kemendagri. (*)

You may also read!

XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman

  Oleh: K.H. A. Mahfudz Anwar Ketua MUI Kota Depok   KETIKA anda bilang cinta, maka pasti ada konsekwensinya. Karena setiap ucapan yang

Read More...
ilustrasi PNS ASN indonesia

Ada Lima ASN Positif Covid-19, Berikut Rinciannya

  RADARDEPOK.COM, DEPOK - Mulai menyebarnya Covid-19 di tubuh Apartur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan langkah cepat

Read More...

Mobile Sliding Menu