PEBRI/RADAR DEPOK PEMBELAJARAN: Kepala SDN Sukatani 4, Sri Utami (kanan) sedang memberikan santunan kepada salah satu siswa yatim dari sekolahnya.
PEBRI/RADAR DEPOK
PEMBELAJARAN: Kepala SDN Sukatani 4, Sri Utami (kanan) sedang memberikan santunan kepada salah satu siswa yatim dari sekolahnya.

Sosial, itu menjadi dasar sikap dan sifat dari manusia. Karena, pada dasarnya manusia tidak ada yang bisa hidup sendiri, dan akan selalu membutuhkan bantuan orang lain. Oleh karena itu, di momen 1 Muharram 1439 Hijriah SDN Sukatani 4 mengadakan kegiatan santunan untuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu di kawasan sekolahnya.

LAPORAN: PEBRI MULYA

Senin, 2 Oktober 2017, lapangan SDN Sukatani 4 tampak ramai. Banyak siswa dan beberapa orang tua berada di halaman SDN yang berlokasi di Jalan Jeruk 6, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. Mereka berkumpul di halaman untuk menyaksikan kegiatan sosial yang diadakan pihak sekolah, yakni santunan untuk anak yatim.

Kepala SDN Sukatani 4, Sri Utami yang juga berada di lapangan sekolah tersebut mengatakan, kegiatan santunan adalah kegiatan sosial dalam rangka memperingati 1 Muhrram 14139 Hijriah. Jadi, mengadakan kegiatan berbagi terhadap sesama, terutama untuk mereka yang membutuhkan.

“Total ada 50 siswa yang disantuni dalam kegiatan tersebut, dan ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu diadakan dalam rangka memperingati 1 Muharram,” ucapnya.

Sri Utami menuturkan, tiap anak diberikan santunan yakni berupa uang Rp250 ribu, makanan dan minuman serta perlengkapan sekolah. Jadi, bantuannya beraneka ragam untuk pembelajaran dan kehidupan sehari-hari mereka.

Sementara itu, Ketua Panitia Santunan di SDN Sukatani 4, Siti Rohmah menuturkan, tidak hanya sekedar siswa saja yang diberikan, tetapi juga ad aanak keluarga guru yang dulunya pernah bertugas di SDN Sukatani 4, dan berstatus yatim.

“Ini adalah bantuan dari donatur, orang tua, guru dan beberapa pihak lainnya. Total bantuan yang terkumpul untuk diberikan santunan, yakni Rp15.582.000,” katanya. (*)