IRWAN/RADAR DEPOK MENJAMUR: Bangli milik PKL berdiri tegak di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos. Satpol PP Kota Depok berencana akan melakukan penertiban.
SOSIAL: Sebanyak 19 siswa mendapat santunan dari SDN Ratujaya 4 dalam rangka memperingati 1 Muharam 1439 Hijriah, Senin (2/10). Pebri/Radar Depok

RADARDEPOK.COM, CIPAYUNG – SDN Ratujaya 4, di Kecamatan Cipayung, memanfaatkan momen 1 Muharam 1439 Hijriah dengan mengadakan santunan untuk anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang berada di lingkungan sekolah. Total ada 19 siswa yang diberikan santunan dalam kegiatan yang diadakan usai upacara bendera.

Kepala SDN Ratujaya 4, Lia Marliana mengatakan, siswa yang diberikan santunan berasal dari tingkat kelas II sampai VI, karena di kelas I tidak ada siswa yang berstatus yatim, piatu dan yatim piatu. Tiap anak yang menerima santunan, yakni berupa uang, makanan, minuman, jilbab untuk siswa putri dan baju muslim untuk putra.

“Kegiatan santunan ini adalah kerja sama pihak sekolah dan orangtua siswa yang tergabung di komite sekolah,” ucapnya kepada Radar Depok.

Lia menuturkan, pihaknya sengaja mengadakan kegiatan santunan untuk mengajarkan kepada siswa tentang kepedulian terhadap sesama, terutama untuk mereka yang membutuhkan. Siswa-siswa pun melihat kegiatan sosial tersebut, agar mereka terlatih untuk berbagi.

“Kami ingin membentuk karakter siswa, termasuk karakter yang berlandaskan pada jiwa sosial peduli terhadap sesama. Semua itu tentu saja harus diajarkan sejak dini, agar saat mereka besar nanti menjadi orang yang sudah baik,” katanya.

Selain kegiatan sosial berupa santunan, dalam upacara tersebut juga dimaksudkan untuk merayakan Hari Kesaktian Pancasila. Dalam kesempatan tersebut siswa dan seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan tiga stanza.

“Untuk yang satu ini adalah kegiatan pembentukan karakter yang berjiwa nasionalis dan cinta Tanah Air,” tutup Lia. (peb)