RICKY/RADAR DEPOK SAMBUTAN: Anggota DPRD Kota Depok, Veronica Wiwin Widarini saat memberikan sambutan dalam Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Sumur Gondang jalan Sumur Bandung 1 RT04/02 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kamis (5/10).
RICKY/RADAR DEPOK
SAMBUTAN: Anggota DPRD Kota Depok, Veronica Wiwin Widarini saat memberikan sambutan dalam Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Sumur Gondang jalan Sumur Bandung 1 RT04/02 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kamis (5/10).

DEPOK – Tradisi Sedekah Bumi yang diadakan di Kelurahan Harjamukti, Cimanggis merupakan kearifan lokal yang harus dilestarikan dan butuh sentuhan dari Pemkot Depok.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Depok, Veronica Wiwin Widarini saat memenuhi undangan Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Sumur Gondang jalan Sumur Bandung 1 RT04/02 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kamis (5/10).

“Ini tradisi dan kramat Sumur Gondang cagar budaya. Tradisi ini yang saya tahu diselenggarakan di Pondok Rangon (Kramat Ganceng), Kalimanggis (Curug Gawu) dan di Pedurenan ini di Sumur Gondang,” kata Veronica kepada Radar Depok

Karena sudah menjadi tradisi dan termasuk cagar budaya yang dijaga penduduk lokal. Untuk itu, ia akan akan mencari tahu apa sudah dimasukan Pemkot Depok ke dalam cagar budaya untuk dilestarikan atau belum.

“Nantinya bagaimana anggaran perawatan tempat ini. Sementara warga sekitar yang merawat. Sebenarnya saya sudah tiga kali diundang ke sini, tapi selalu hadir malam hari. Baru kali ini saya datang siang dan melihat detailnya,” terang Veronica.

Menurutnya, Pemkot bisa lebih intens merawat dan melestarikan cagar budaya dengan intervensi APBD. Sehingga, bukan hanya menjadi mimpi, jika Depok memiliki destinasi wisata. Sementara, saat ini belum ada di Cimanggis yang dapat dikembangkan menjadi wisata religi.

Saat ini, Sambung Veronica, DPRD pun tengah menggodok Perda Pariwisata, tetapi yang ia dengar masukan dari Pemkot baru dari wilayah Limo saya untuk wisata religi, sementara tempat tersebut milik perseorangan.

“Harusnya kan yang didorong adalah kearifan lokal, dengan latarbelakang sejarah yang kuat dan mengakar di masyarakat. Saya dan fraksi PDIP akan mendorong trandisi ini,” tutur Veronica

Sementara, tokoh masyarakat Kelurahan Tugu, H Idin Ibrahim yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa sedekah bumi merupakan acara yang bagus dan perlu dilestarikan.

“Kalau perlu pemerintah turun tangan membantu, agar menjadi salah satu agenda utama di Kota Depok yang mendunia,” kata pria yang menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Kelapadua Bersatu (FKKB).

H Idin yang juga Ketua PMI Kecamatan Cimanggis berharap agar tradisi ini bisa terus lestari agar pemasukan dari sewa lapak pedagang dapat digunakan untuk merawat cagar budaya warga Kampung Pedurenan, dan umumnya Kota Depok.

“Bisa juga bekerja sama dengan pedagang, khususnya ekonomi kreatif, agar cagar budaya ini tetap hidup dan lestari, serta menggairahkan pelaku umk kreatif sehingga memiliki pangsa pasar. Atau dengan pedagang di pasar kaget, biar selalu ramai tempat ini,” tandasnya.

Ketua Panitia, Ahmad mengatakan, acara sedekah bumi merupakan tradisi di wlayahnya dan sudah ratusan tahun di gelar. “Acaranya tiga hari berturut-turut, kami juga mengadakan santunan yatim,” kata Ahmad.

Ia mengharapkan agar melestarikan cagar budaya Kramat Sumur Gondang yang ada di wilayahnya. Sebab, selama ini pengurus hanya mengandalkan uang dari infak yang diberikan pengunjung ke kolam mata air tersebut.

“Belum ada bantuan dari pemerintah, saya harap pemerintah periode sekarang dapat lebih memperhatikan cagar budaya yang ada, seperti Kramat Sumur Gondang,” ucap Ahmad. (cky)