AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK TES KESEHATAN : Salah satu Calon Sekretaris Daerah Kota Depok sedang mengikuti tes kesehatan di RSUD Kota Depok, Jalan Raya Muchtar, Sawangan, kemarin.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
TES KESEHATAN : Salah satu Calon Sekretaris Daerah Kota Depok sedang mengikuti tes kesehatan di RSUD Kota Depok, Jalan Raya Muchtar, Sawangan, kemarin.

DEPOK-Jreng, jreng, jreng. Pemilihan aparatur sipil negara (ASN) tertinggi di Kota Depok dimulai. Selasa (3/10), sebanyak 13 ASN setara kepala dinas (Kadis), menjalani tes kesehatan atau Mediacal Cek Up (MCU) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok kawasan Kecamatan Sawangan.

13 calon sekretaris daerah (Sekda) itu, Sekretaris DPRD Kota Depok Zamrowi, Kadisdik Muhammad Thamrin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yayan Arianto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Raden Gandara Budiana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPPP), Farah Mulyati, Asisten Pemerintahan dan Administrasi Widyati Riyandani, Kepala Balitbangda Hardiono, Staf Ahli Mulyamto, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Misbahul Munir, Asisten Hukum dan Sosial Sri Utomo, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Diah Sadiah, Kepala DLHK Ety Suryahati, dan Inspektorat Kota Depok Novarita. Dari 13 calon tersebut, terdiri dari tujuh pria dan lima perempuan.

“Mereka semua memenuhi peryaratan yang dirotasi dan mutasi,” kata Sekretaris Paniti Seleksi (Pansel) Sekda Kota Depok Mary Listiawati, kepada Radar Depok,kemarin.

Calon Sekda Kota Depok rata-rata sudah eselon 2 B, umur 58 tahun, dan berpangkat 4 C. Lalu mereka sudah lulus diklat asesmen tahun lalu. “Kalau pendidikan calon Sekda Depok S1, tapi mereka sudah selesai,” terang Mary.

Setelah melakukan tes kesehatan, lanjut dia, pekan depan atau lebih tepatnya 9-10 November, para calon mengikuti seleksi penulisan makalah dan persentasi serta wawancara. Pelaksanaan itu dilakukan ole Tim Pansel Sekda Depok.

Setelah melakukan tahapan seleksi, nanti hasilnya akan diserahkan ke Walikota Depok Mohammad Idris. “Hasilnya tidak boleh dipubliskasi, sebab ini tertutup dan ditaregtekan November sudah ada yang definitif,” papar Mary.

Sementara, Direktur RSUD Kota Depok, Asloeah Madjri mengatakan, MCU kali ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jasmani dan rohani calon Sekda. Adapun tahapan tes kesehatan untuk menilai kondisi jasmani peserta meliputi, pengecekan tekanan darah (tensi), EKG, tes urine, rontgen, pemeriksaan umum fisik, pemeriksaan darah, dan tes narkoba.

“Kami menurunkan petugas seperti dokter spesialis penyakit dalam, spesialis kesehatan jiwa, radiologi, patologi klinis, perawat, analis, radiografer, psikiatri, dan petugas  pendaftaran yang bertugas hari ini,” ujar Lulu -sapaan tenarnya-.

Selain pemeriksaan jasmani, peserta juga diperiksa rohaninya melalui tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) – 2. Dalam tes ini, peserta diharuskan menjawab sekitar 529 pertanyaan mendalam guna melihat kondisi kejiwaan dari para peserta seleksi. “MMPI-2 ini sifatnya lebih mendalam dari MMPI-1 yang dilakukan tes psikologi oleh Universitas Indonesia (UI),” katanya.

Dari hasil pemeriksaan Medical Check Up (MCU) hari ini, hasilnya akan diserahkan langsung ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok dan bersifat rahasia.

“Hasil yang didapat hari ini seluruhnya akan kami serahkan pada BKPSDM, karena hasil MCU ini sifatnya privacy bagi pasien. Kami sebagai pihak yang memfasilitasi pemeriksaan MCU kesehatan secara umum,” tandasnya.(irw)