RAMA SAKTI/RADAR DEPOK ATRAKTIF: Siswa SMK dan SMP Purnama Depok menampilkan kesenian Reog dan Barongan.
RAMA SAKTI/RADAR DEPOK
ATRAKTIF: Siswa SMK dan SMP Purnama Depok menampilkan kesenian Reog dan Barongan.

SUKMAJAYA,DEPOK – SMK dan SMP Purnama Depok punya cara dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober. Sekolah yang beralamat di Jalan Sonokeling RW22, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, menggelar pawai budaya.

Sejak pagi, Senin (2/10), seluruh siswa telah bersiap. Ada yang mengenakan kesenian Reog, adapula yang menggunakan budaya Barongan. Dikawal Babinsa Kelurahan Baktijaya, Serka Makrupin dan Serka Ansori, seluruh siswa dan guru berpawai ke sejumlah ruas jalan sambil membawa poster berukuran cukup besar yang bertuliskan ‘Hari Kesaktian Pancasila’.

“Pawai ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa 1 Oktober merupakan Hari Kesaktian Pancasila. Tentunya melalui kesenian budaya yang kami tampilkan, masyarakat semakin cinta dan bangga menjadi bangsa Indonesia,” ujar Kepala Yayasan Purnama Depok, Yuswadi kepada Radar Depok.

Yus-panggilannya-mengatakan, melalui pawai budaya, pihak sekolah ingin meningkatkan kesadaran siswa untuk berperilaku sesuai Pancasila. Karena Yus menilai, seiring perkembangan zaman saat ini jiwa pemuda terhadap nilai-nilai pancasila kian terkikis.

“Pancasila merupakan ideologi satu-satunya yang dimiliki bangsa Indonesia. Sebagai guru, tentunya kami memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan kembali jiwa pancasila terhadap siswa-siswi di SMK dan SMP Purnama Depok,” katanya.

Selain membentangkan ucapan Hari Kesaktian Pancasila dan pawai budaya, pihak sekolah mengarak berbagai piala yang berhasil dicapai siswa SMK dan SMP Purnama.

“Banyak prestasi non-akademik yang diraih siswa. Seperti juara turnamen bulutangkis di tingkat provinsi, nasional sampai asia. Ada juga paskibra yang juara di tingkat nasional. Saya selaku kepala yayasan sangat bangga atas prestasi siswa,” katanya. (ram)