DICKY/RADARDEPOK SANTUNI: Suasana santunan anak yatim di Masjid Assamarudin Jalan Ali Andong RW08 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Rabu (4/10) malam.
DICKY/RADARDEPOK
SANTUNI: Suasana santunan anak yatim di Masjid Assamarudin Jalan Ali Andong RW08 Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, Rabu (4/10) malam.

Peringatan Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah menjadi refleksi masyarakat Kelurahan Bojongsari dalam meningkatkan dan menjalankan Ibadah. Hal itu tergambar dalam santunan yatim Dusun 4 dan 5 di Masjid Assamarudin Jalan Ali Andong, RW08, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

Rabu (4/10) malam, halaman Masjid Assamarudin di lingkungan RW08, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari dipenuhi beberapa element masyarakat. Terlihat pria dan wanita mengenakan pakaian muslim, sesekali juga terlihat keriangan anak yatim mewarnai kegiatan santunan anak yatim dalam menyambut tahun baru Islam 1439 Hijriyah.

Usai memberikan santunan, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengatakan, santunan yatim merupakan bentuk refleksi masyarakat Kelurahan Bojongsari, khususnya di dusun 4 dan 5 dalam menyambut Tahun Baru Islam dan sesuai dengan perintah agama.

“Anak yatim merupakan bagian dari masyarakat, dan sudah menjadi tugas bersama mengayomi anak yatim,” tutur Undang.

Pria yang pernah bertugas di Kelurahan Pondok Petir itu mengungkapkan, santunan anak yatim merupakan hasil penghimpunan dana dari lima RW dan 11 RT yang berada di dusun 4 dan 5. Dana yang terhimpun mencapai Rp11.440.000, dan diberikan kepada 47 anak yatim.

Undang menuturkan, santunan yang diberikan Dusun 4 dan 5 diharapkan dapat membantu meringankan perekonomian dan membantu kebutuhan anak yatim. Dia menilai, kepedulian masyarakat terhadap anak yatim sangat dibutuhkan, untuk kelangsungan hidupnya, baik dalam pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraannya.

“Kami menyambut baik santunan yang diberikan 4 dan 5,” ucap Undang. (*)