Febrina/Radar Depok LUNCURKAN: (dari kiri ke kanan) Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati, Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok Sohibur Rachman, dan Pembina Majelis At Taubah KH Abu Bakar Madris, saat peluncuran buku saku buat warga binaan rutan, kemarin.

 

Febrina/Radar Depok
LUNCURKAN: (dari kiri ke kanan) Kapolsek Sukmajaya Kompol IGN Bronet Ranapati, Kepala Rutan Kelas IIB Kota Depok Sohibur Rachman, dan Pembina Majelis At Taubah KH Abu Bakar Madris, saat peluncuran buku saku buat warga binaan rutan, kemarin.

CILODONG – Rutan Kelas IIB Kota Depok membagikan 200 buku saku mengenai pembinaan agama kepada para warga binaan (narapidana), kemarin. Adapun langkah ini, bentuk pelengkap kegiatan pesantren yang selama ini menjadi program rutin disana.

“Buku saku ini dibuat sebagai absen warga binaan dalam kegiatan pembinaan rohani,” ujar Kepala Rutan Kelas IIA Kota Depok, Sohibur Rachman kepada Radar Depok, selepas seremonial peluncurkan buku yang dibalut dalam kegiatan 1 Muharram 1439 H

Sohibur mengungkapkan, dengan adanya buku saku ini, diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan menjadi lebih baik lagi. Pasalnya dalam buku tersebut, berisi tentang kegiatan dari para warga binaan yang mengikuti pembinaan rohani.

Dalam pemberian pembekalan agama, lanjut duam Rutan Depok bekerjasama dengan para ulama dari Majelis At Taubah. Sebanyak lima ustad secara bergantian, akan memberikan pembekalan rohani agama kepada warga binaan setiap harinya.

“Dalam pembekalan rohani di program pesantren ini para napi diajarkan oleh para ulama dari Majelis At Taubah,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Majelis At Taubah, KH Abu Bakar Madris menambahkan, pihaknya telah merancang program pembinaan rohani ke warga binaan rutan. Pemberian pembekalan yang diajarkan para ulama ke warga binaan, antara lain membaca dan menulis ayat-ayat Alquran, pemberian tausiah serta pendekatan rohani dengan warga binaan.

“Kami secara langsung memberikan pemahaman tentang agama kepada warga binaan,” tutup Kyai Abu. (ina)