IRWAN/RADAR DEPOK NYERAH : Perwakilan warga penolak atau Forum RW Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas SSA saat akan menyerahkan kajian ilmiah ke Komisi C DPRD Kota Depok, kemarin.
IRWAN/RADAR DEPOK
NYERAH : Perwakilan warga penolak atau Forum RW Kelurahan Depok Jaya, Pancoranmas SSA saat akan menyerahkan kajian ilmiah ke Komisi C DPRD Kota Depok, kemarin.

DEPOK-Forum RW Kelurahan Depok Jaya menyerahkan kajian ilmiah penolakan Sistem Satu Arah (SSA), Ke DPRD Depok kemarin. Usaha terakhir ini dilakukan forum ingian mentahui sejauh mana dewan membela rakyat.

“Kami serahkan kajian dan hasil angket ke wakil rakyat. Kami sudah pasrah,” kata Ketua RW3 Kelurahan Depok Jaya Firman, kepada Radar Depok.

Penyerahan hasil kajian dan angket ke Komisi C, kata dia sudah disepakati dari forum RW Depok Jaya, Komunitas Pedagang Nusantara, dan Dewi Sartika. “Dari unsur warga dan masyarakat sudah putus asa, atas sikap Pemkot dan Walikota yang sama sekali tidak mau mendengar suara jeritan warga yang dulu adalah pemilihnya, ” ungkap dia.

Dia wakil rakyat mengambil sikap soal program ujicoba SSA, yang diterapkan dinilai banyak merugikan warga dan para pelaku usaha di jalur SSA “Makanya kami menyerahkan hasil kajian ke dewan untuk dijadikan salah satu bahan bagi dewan untuk mengambil sikap terhadap ujicoba SSA,” terangnya.

Ketua RW 14 Kelurahan Depok Jaya, Toro Budiarko mengatakan, langkah yang diambil ini sebagai bentuk kesepakatan karena Walikota Depok tidak mengubris aspirasi warganya. “Selain itu juga kami serahkan ke Polres dan Koramil Depok sebagai bahan masukan untuk mereka,” kata Toro.

Saat pemberian kajian ilmiah soal SSA ke Komisi C, kata dia, pihak wakil rakyat dari Komisi C tidak ada di Gedung DPRD Depok. “Mereka lagi Bamus di luar kota. Akhirnya diterima pendamping Komisi C dan kita serahkan ke bagian Tata Usaha (TU) yang dilengkapi tanda terimanya,” kata dia.(irw)