Beranda Satelit Depok Ajakan Danramil 02/Beji Terhadap NKRI. Masyarakat Bertanggungjawab Menjaga Kebhinekaan

Ajakan Danramil 02/Beji Terhadap NKRI. Masyarakat Bertanggungjawab Menjaga Kebhinekaan

0
Ajakan Danramil 02/Beji Terhadap NKRI. Masyarakat Bertanggungjawab Menjaga Kebhinekaan
IST SALAM KOMANDO: Danramil 02/Beji, Kapten (Kav) Syahroni (kiri), berfoto bersama rekanya sesama anggota TNI.
IST
SALAM KOMANDO: Danramil 02/Beji, Kapten (Kav) Syahroni (kiri), berfoto bersama rekanya sesama anggota TNI.

Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tanggungjawab segenap elemen masyarakat. Oleh karena itu, guna mempertahankan persatuan tersebut, Komandan Koramil 02/Beji, Kodim 0508/Depok Kapten (Kav) Syahroni menghimbau  kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebhinekaan dan persatuan NKRI.

LPORAN : INDRA ABERTNEGO

Ditemui di Markas Koramil02/Kecamatan Beji, seorang pria berbadan tegap sedang penuh wibawa duduk di dalam ruanganya yang berwarna hijau. Pria itu adalah Kapten (Kav) Syahroni yang merupakan komandan Koramil 02/Kecamatan Beji.

Sambil meletakan tanganya di atas meja kerjanya, Kapten Syahroni berujar tentang bagaimana kebhinekaan negara ini harus tetap di rawat, serta dipertahankan sebagai warisan tak ternilai dari para leluhur.

“Yang harus diperjuangkan dari Kebhinnekaan, adalah persatuannya. Sedangkan keberagaman adalah fakta yang harus kita terima,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, keberagaman adalah sesuatu yang mutlak dimiliki Indonesia, karena hal tersebutlah yang membuat negara ini jadi lebih indah. Bahkan sejak berpuluh-puluh tahun lalu keberagaman tersebut, telah disatukan oleh negara yang dihasilkan dari perjuangan para pendahulu bangsa.

“Apa yang sudah dilakukan oleh para pejuang, harus dipertahankan oleh masyarakat dengan cara saling menghargai satu sama lain. Generasi muda penerus bangsa yang akan mempertahankan kesatuan NKRI ini,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, maraknya isu negatif mengenai kebhinekaan saat ini hanya terjadi di dunia virtual yang imajinatif. Dunia virtual berupa media sosial memang sangat keras. Namun ia yakin, masyarakat Indonesia pasti dapat bersifat bijak dan tetap bertahan memperjuangkan kebhinekaan.

“Saya yakin bangsa Indonesia khususnya warga Kota Depok, saat ini semakin pintar untuk memilah dan memilih apa saja pemberitaan yang terjadi di media sosial sekarang ini,” ujarnya. (*)