Beranda Metropolis Angkot Wajib Lintasi Sejajar Rel

Angkot Wajib Lintasi Sejajar Rel

0
Angkot Wajib Lintasi Sejajar Rel
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK DIBERLAKUKAN DUA ARAH : Pengendara sedang melintas di Jalan Sejajar Rel, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, kemarin. Dinas Perhubungan Kota Depok akan memberlakukan jalur yang sebelumnya hanya satu arah menjadi dua arah.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
DIBERLAKUKAN DUA ARAH : Pengendara sedang melintas di Jalan Sejajar Rel, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, kemarin. Dinas Perhubungan Kota Depok akan memberlakukan jalur yang sebelumnya hanya satu arah menjadi dua arah.

DEPOK-Demi mengurangi jumlah volume kendaraan di Jalan Raya Margonda. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok memerintahkan angkutan umum (Angkot) dari arah barat, yakni Sawangan, Cipayung, dan Cinere dapat melewati jalan sejajar rel ke arah Jalan Arief Rahman Hakim.

Jalan itu untuk mengurangi beban Jalan Margonda dan Terminal Depok,h kata Sekretaris Dishub Depok, Yusmanto di Baleka II, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Perlintasan kereta di Jalan Dewi Sartika, kata dia,  menjadi penyebab kemacetan. Karena jumlah volume kendaraan dari arah barat, dan diperlintasan kereta sering melintas kisaran tiga sampai lima menit. Bisa dibayangkan bila angkot melintasi perlintasan pintu kereta tersebut, jadi macet. “Kami arahkan angkot untuk ke jalan sejajar rel, dan sudah memasang rambu-rambu. Tapi hilang dicopot oknum,” bebernya.

Perihal kendaraan dari arah stasiun Depok Baru ke Jalan Dewi  Sartika menuju ke Margonda, Dishub tidak mempermasalahkan. Namun, pihaknya terus mempertimbangkan kendaraan yang langsung ke arah Margonda untuk mengurangi kemacetan. “Masih dimungkinkan dua arah di jalan sejajar rel, karena melihat volume kendaraan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala  Bidang Lalu Lintas Dishub Depok, Akhmat Zaini mengatakan, dalam mengurai kemacetan dan kecelakaan di Jalan Margonda, saat ini Dishub membangun  median jalur lambat. “Pemisahan jalur tersebut dimaksud, agar risiko kecelakaan baik pengendara roda empat maupun roda dua dapat diminimalisir,” ujar Zaini.

Zaini menjelaskan, median jalur lambat tersebut saat ini sudah tersedia di beberapa titik. Selanjutnya sedang proses pemasangan jalur kembali untuk dipenuhi disepanjang Jalan Margonda. “Kami fokuskan terlebih dahulu untuk di sisi timur arah Jakarta menuju Depok,” katanya.

Pemasangan median jalur lambat dilakukan dilandasi banyaknya pengendara yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Dan kerap terjadi kecelakan pada lokasi tersebut. “Nantinya, setelah seluruh jalan terpasang, pengedara kendaraan roda dua dan angkutan umum diwajibkan menggunakan median jalur lambat,” tegasnya.(irw)