Cijago-Cimaci Aman, Desari Bermasalah

In Metropolis

 

AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK PERKEMBANGAN TOL CIJAGO : Pengendara sedang melintas di kawasan proyek pembangunan jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) di Kukusan, Kota Depok, pada bulan September lalu.

DEPOK – Proyek pembangunan tiga tol yang melintasi Kota Depok terus dikebut, utamanya soal pengadaan lahan. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, menargetkan penyelesaian pembebasan lahan dapat selesai di tahun ini.

Kepala BPN Kota Depok, Almaini mengatakan, dari total tiga tol yang sedang dikerjakan yakni Cimanggis-Cibitung (Cimaci), Depok-Antasari (Desari) dan Cimanggis-Jagorawi (Cijago), hampir secara keseluruhan sudah selesai.

“Tinggal beberapa persen lagi yang belum terselesaikan,” kata Almaini kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Almaini menjelaskan, dari total keseluruhan Tol Cimaci yakni 161 bidang tanah dengan total 5,7 hektar atau sepanjang 3,5 km di Kelurahan Harjamukti dan Kelurahan Sukatani, sudah 100 persen selesai pembayaran pembebasan tanahnya. “Per hari selasa (14/11) kemarin, seluruh tanah untuk pembangunan tol Cimaci sudah dibayarkan semua,” tegas Almaini.

Sementara itu, untuk Tol Desari, dari perencanaan awal kurang lebih 2.783 bidang dengan total 120 hektar, terbagi atas 3 seksi yakni Seksi I Kelurahan Pangkalanjati Baru dan Kelurahan Gandul dengan banyaknya bidang 565 bidang total 28,4 hektar. Seksi II Kelurahan Krukut, Grogol dan Rangkepanjaya dengan banyaknya bidang 1.277 bidang total 50,1 hektar, dan Seksi III Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Cipayung, dan Cipayung Jaya dengan banyaknya bidang 941 bidang total 42,2 hektar.

“Untuk Desari kami baru masuk seksi II, itu terkendala dengan gugatan di PN, masih baru 38,28 persen di Kelurahan Krukut dan 8,4 persen di Kelurahan grogol,” beber Almaini.

Sedangkan untuk Tol Cijago, dari perencanaan awal kurang lebih 4.330 bidang dengan total 136,14 hektar, yang juga terbagi atas tiga seksi yakni Seksi I Kelurahan Harjamukti, Sukatani, dan Cisalak Pasar dengan banyaknya bidang 1.064 bidang total 35,020 hektare. Seksi II Kelurahan Cisalak, Baktijaya, Mekarjaya, Kemirimuka, dan Kukusan dengan banyaknya bidang 1.650 bidang total 5,4 hektar. Dan Seksi III Kelurahan Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka dengan banyaknya bidang 1.616 bidang total 4,6 hektar pun masih dalam pengerjaan.

“Kalau Cijago, kami sudah masuk seksi III, dan kami sedang melakukan pengukuran ulang ROW di Kelurahan Tanah Baru,” lanjut Almaini.

Almaini berharap, tahun depan, seluruh tanah yang terkena pembangunan Tol dapat selesai sehingga seluruh tol yang melintasi Kota Depok dapat terlaksana pembangunannya. (ade)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu