Damkar Obrak-abrik Sarang Ular

In Metropolis

 

AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
MELAKUKAN PENYISIRAN : Sejumlah anggota Pemadam Kebakaran Kota Depok, melakukan penyisiran disebuah kebun terkait banyaknya ular yang memasuki rumah warga di Perumahan Pesona Alam, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas, kemarin.

DEPOK – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, menindaklanjuti banyaknya ular yang diduga menghantui penghuni rumah komplek perumahan Alam Permai, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas kemarin.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, pihaknya langsung merespons keresahan masyarakat tersebut dengan mengerahkan personil khusus untuk menangani ular tersebut.

“Tim kami kurang lebih 10 orang personil, langsung datangi ke lokasi melakukan evakuasi ular ular tersebut,” kata Yayan kepada Harian Radar Depok, Kamis (29/11).

Dengan menggunakan peralatan lengkap, personil damkar tersebut menyisir inchi demi inchi pekarangan yang diduga sumber ular tersebut. “Dibelakang rumah tersebut merupakan kebun kosong tak terurus, diduga ular tersebut berasal dari situ, tim kami langsung lakukan penyisiran,” lanjut Yayan.

Tim mendatangi lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, namun hingga pukul 16.00 WIB, tim tak melihat adanya tanda tanda ular dari kebun tersebut. “Nihil, ular tidak ditemukan. Tapi, apabila masih ada ular, masyarakat agar langsung menghubungi kami,” kata Yayan.

Yayan mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir, jika terjadi kejadian yang dianggap membahayakan misalnya ada ular, sarang tawon dan sebagainya, segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok.

“Semuanya free tidak dipungut biaya, langsung saja laporan kepada kami,” tegas Yayan.

Pengurus Komunitas Pencinta Reptil Aspera, Arbi mengatakan, habitat ular berada di tempat yang lembab dan jarang ada aktivitas manusia. “Seperti kebon dan sebagainya, kalau bisa hal hal tersebut dijauhi atau dirapihkan agar tertata,” kata Arbi.

Arbi melanjutkan, ular akan mengisi lubang-lubang yang tersedia, seperti lubang tikus dan sebagainya. Karena, dikatakan olehnya ular tidak dapat membuat lubang sendiri sebagai sarangnya.

“Kalau ada lubang ditutup aja, atau disiram karbol, karena ular paling tidak suka dengan karbol,” pungkasnya.

Penghuni perumahan Alam Permai RW21 Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas terancam dengan kehadiran ular jenis cobra dan piton yang kerap hadir didalam rumah atau di sekitaran lingkungan rumah tersebut.

Seperti diungkapkan oleh warga Blok E3, Irma. Ia mengatakan, sudah kurang lebih 15 kali ia melihat dan memanggil sekuriti komplek untuk memindahkan ular dari rumahnya. Ular tersebut biasanya datang pada pagi hari.

“Terakhir kemarin, karena sudah masuk waktu magrib, saya ingin tutup jendela, tapi keras,” kata Irma menceritakan kejadiannya kepada Radar Depok.

Irma menganggap jendelanya rusak, sehingga ia memaksa agar jendela itu tertutup dengan menarik dengan kencang jendela. Alih alih tertutup, dari atas jendela malah jatuh ular sepanjang kurang lebih 50 cm bercorak batik.

“Saya langsung lompat, dan berteriak, ular itu menggantung karena kejepit jendela,” kata Irma.(ade)

You may also read!

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar

Hanura Depok Mantap Dukung Pradi-Afifah

Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Satu lagi partai non parlemen

Read More...
walikota depok pakai masker CFD

Pisah Ranjang dengan Istri, Selamatkan Walikota Depok dari Covid-19

Walikota Depok, Mohammad Idris.   RADARDEPOK.COM, DEPOK - Berkaitan dengan Elly Farida yang terpapar virus Korona (Covid-19),

Read More...
alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...

Mobile Sliding Menu