Beranda Politika Dana Cadangan Buat Kelancaran Pemilu

Dana Cadangan Buat Kelancaran Pemilu

0
Dana Cadangan Buat Kelancaran Pemilu
RICKY/RADAR DEPOK KOMPAK: Pansus I DPRD Kota Depok selepas membahas Raperda Dana Cadangan, belum lama ini.
RICKY/RADAR DEPOK
KOMPAK: Pansus I DPRD Kota Depok selepas membahas Raperda Dana Cadangan, belum lama ini.

DEPOK Raperda Kota Depok tentang pembentukan dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kota Depok yang digodog Panitia khusus (Pansus) I DPRD Kota Depok bertujuan untuk kelancaran saat pesta demokrasi dan juga menghindari anggaran yang digelontorkan pemerintah tiap tahun tidak menjadi bancakan pihak tidak bertanggung jawab.

“Agar pelaksanaan Pilkada nantinya tidak terkendala saat anggaran yang dikucurkan tersendat. Tentunya kami tidak ingin, misalnya ada keterlambatan pembayaran honor PPK atau Panwas, atau belum bisa sosialisasi karena anggaran belum turun,” tutur Wakil Ketua Pansus I DPRD Kota Depok, Rudi Setiawan saat dihubungi Radar Depok, kemarin.

Raperda itu, sambung Rudi, nantinya untuk persiapan buat penambahan dana Pilkada, khawatir dana yang ada tidak cukup, dilakukan perhitungan yang sifatnya asumtif, dimulai pada anggaran 2018.

Menurutnya, saat ini masih awal dan belum masuk pembahasan akhir. Pansus I pun meminta seluruh breakdown kegiatan yang akan dilakukan oleh KPU atau leading sector yang terkait dengan penyelenggaraan Pilkada 2020.

Musababnya, DPRD tidak mau jika uang yang digelontorkan pemerintah hanya jadi bancakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, alokasi anggaran dana cadangan bertahap tiap tahun.

“jumlahnya hampir Rp40 miliar yang ingin di-Perda-kan, belum termasuk jika anggaran tersebut kurang atau lebih pada saat tahun pelaksanaannya, kita akan tambah atau kurangi, pada anggaran tahun berjalan,” paparnya.

Politikus Golkar ini menambahkan, jumlah anggarannya sekitar Rp40 miliar. Namun, nilai riilnya baru akan diketahui setelah pembahasan akhir. “Insya Allah akhir bulan sudah selesai,” tandasnya. (cky)