Beranda Politika Demokrat Depok Tunggu Instruksi Pusat

Demokrat Depok Tunggu Instruksi Pusat

0
Demokrat Depok Tunggu Instruksi Pusat
RICKY/RADAR DEPOK SAMBUTAN : VERIFIKASI : Ketua OKK DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus bersama Pengurus DPC Partai Demokrat dan Fraksi Demokrat DPRD Kota Depok saat verifkasi faktual calon pengurus anak dan cucu ranting di Jalan Hata Sukiman Griya Asri Kelurahan/Sukmajaya.
RICKY/RADAR DEPOK
SAMBUTAN : VERIFIKASI : Ketua OKK DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus bersama Pengurus DPC Partai Demokrat dan Fraksi Demokrat DPRD Kota Depok saat verifkasi faktual calon pengurus anak dan cucu ranting di Jalan Hata Sukiman Griya Asri Kelurahan/Sukmajaya.

DEPOK – Kendati Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) resmi membentuk koalisi. Namun, DPC Partai Demokrat Kota Depok, menunggu intruksi deklarasi terkait pengusungan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jawa Barat 2018.

Ketua OKK DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus mengatakan Partai Demokrat siap memenangkan Pilgub Jabar 2018. Bahkan Edi mengklaim, Partai Demokrat yang paling siap dibandingkan partai lain. Pasalnya, saat ini struktur partai sudah disiapkan mulai dari anak sampai cucu ranting. Dengan begitu mesin partai siap dijalankan

“Sekarang kami sedang melakukan konsolidasi, untuk membentuk jaringan pengurus sampai ke RT dan RW, dan masih berjalan,” kata Edi.

Ia menjelasikan, saat ini sudah ada sembilan kelurahan yang memiliki anak cucu ranting. Selanjutnya, kata dia,  akan menyasar ke kelurahan yang belum bergabung. Dengan begitu mesin partai siap dijalankan untuk pemenangan Pilgub Jabar nanti.

“Nanti akan dilakukan verifikasi data secara administrasi kemudian administrasi faktual,” terangnya.

Masing-masing anggota dewan DPRD dari Partai Demokrat pun diberi tugas, untuk melakukan konsolidasi struktur partai. Tidak hanya Pilgub Jawa Barat, Partai Demokrat juga siap untuk Pileg 2019.

“Konsolidasi pembentukan anak cucu ranting itu,” tegas Edi.

Edi menambahkan, untuk sosialisasi pasangan Demiz-Syaikhu, akan diseimbangkan antara keduanya. Demiz yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat tentu sudah lebih dulu dikenal masyarakat, mengingat juga sebagai aktor lawas. Syaikhu yang menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi pun, memiliki pengalaman baik di birokrasi maupun struktural.

“Mereka memiliki pengalaman sebagai kepala daerah, tentu menjadi nilai lebih keduanya. Kalau namanya pencalonan tidak bisa individu, untuk roadshow akan dibagi per wilayah. Yang jelas Partai Demokrat, PAN dan PKS punya strategi memenangkan pilgub Jabar nanti,” tutup Edi. (cky)