Beranda Metropolis Depok Punya Perda Gemar Membaca

Depok Punya Perda Gemar Membaca

0

DEPOK- Kota Depok sebentar lagi akan memiliki peraturan daerah (Perda) Gemar Membaca. Kini, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sedang dibahas di Pantia Khusus (Pansus) DPRD Kota Depok.

“Draf naskah akademik sudah jadi. Kami buat dengan mengandeng Departemen Ilmu Perpustakaan Ilmu Informasi Universitas Indonesia (UI),” kata Kepala Dinas Keasirpan dan Perpustakaan Kota Depok, Siti Cherijah, kepada Radar Depok, kemarin.

Raperda ini, kata Siti, sebagai bentuk melanjutkan amanat Undang-Undang No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Dimana Pemerintah Daerah (Pemda) kota dan kabupaten yang menyelengarakan. Raperda ini akan ada aturan dari 24 jam yang ada diwajibkan, dua jam untuk diluangkan untuk membaca buku. Tentunya, didukung di setiap lingkungan RT, RW, kelurahan, dan taman baca yang ada di Depok. “Akan mengarah pada pembentukan perpustakaan kecil,” kata dia.

Tidak dipungkiri juga, lanjut dia, tiap sekolah pun wajib ada tempat perpustakaan, sebab setiap anggaran sekolah lima persenya diperuntukan untuk perpustakaan. ”Anggaran tiap tahun di sekolah itu bisa diperuntukan untuk perpustakaan,” tutur Siti.

Tambah Siti, pihaknya miliki tiga unit mobil perpustakaan keliling di daerah kota ini. Namun, dia menilai ketiga unit ini belum maksimal beroperasi, pasalnya setiap kecamatan harus ada satu unit perpustakaan keliling. “Idealnya satu kecamatan satu mobil untuk keliling,” katanya.

Lalu, jika Raperda ini menjadi Perda. Penambahan anggaran dipastikan bertambah untuk menunjang kegiatan perda tersebut. Dimana, baru kali ini Dinas Keasripan dan Perpustakaan mengajukan Raperada. “Kami harap adanya perda tersebut, warga Depok memiliki jiwa gemar membaca, apa lagi untuk para generasi  kedepan yakni anak muda,” tutur dia berharap.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Depok, Rudi Kurniawan, mendukung Raperda tersebut. Sebab, membaca buku sebagai awal mula membuka jendela dunia. “Iya itu kami sedang bahas di Pansus,” ucap Rudi.

Namun untuk menunjang perda Gemar Membaca nantinya, ia menyarankan agar unit mobil perpustakaan keliling itu harus ditambahkan untuk mengisi kekurangan tersebut. Penambahan mobil perpustakaan itu, kata dia, bisa dimanfaatkan mobil dinas bekas anggota DPRD Depok. “Kan ada 46 mobil dinas dewan, tiga atau lima mobil bisa disalurkan ke dinas perpustakaan,” tutur Rudi.(irw)