RICKY/RADARDEPOK PETUALANG: Kompakk RSUD Depok ketika berpetualang ke gunung yang ada di pulau Jawa.
RICKY/RADARDEPOK
PETUALANG: Kompakk RSUD Depok ketika berpetualang ke gunung yang ada di pulau Jawa.

Tidak hanya memberikan pelayanan prima kepada pasien dan keluarga pasien. Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Depok juga memiliki komunitas pencinta alam yang dinamakan Komunitas Pencinta Alam Karyawan-Karyawati (Kompakk) RSUD Kota Depok.

LAPORAN : Ricky Juliansyah

 

Berpetualang di alam bebas memang menjadi saah satu daya Tarik tersendiri, khususnya yang memiliki jiwa berpetualang, seperti mendaki gunung atau menjadi backpacker sekalipun. Bisa juga sebagai pelepas penat dan meninggalkan rutinitas harian yang perlu penyegaran dengan bergelut di alam bebas.

Tak terkecuali dengan karyawan dan karyawati RSUD Kota Depok ini, tentunya ada yang memiliki jiwa petualang dan perlu sesekali melakukan refreshing bersama-sama. karenannya, atas kesamaan hobi tersebut, akhirnya pada 1 April 2013, mereka membentuk Kompakk RSUD Kota Depok di mana beranggotakan karyawan rumah sakit plat merah di Kota Depok. Kali ini Radar Depok menjumpai Manager on Duty (MOD) RSUD Depok, Riyanto. Pria yang juga menjabat sebagai Humas dan Dokumentasi Kompakk RSUD Kota Depok ini menjelaskan, Kompakk RSUD Kota Depok dibentuk pada 1 April 2013, dimana awal mula pembentukannya sebagai wadah kegiatan karyawan yang suka kegiatan di alam bebas.

“Awal dibentuknya karena hobi yang sama dan menginginkan adanya wadah bagi pencinta alam dan penggiat lingkungan di RSUD Kota Depok,” kata Riyanto.

Jadi seluruh karyawan RSUD anggota Kompakk, yang penting punya tekad petualang dan cinta akan alam. Adapun tujuan utama dari komunitas pencinta alam Kompakk RSUD Depok itu untuk menjalin ke kompakan sesama karyawan RSUD Depok. Kompak sesuai makna harfiah itu sendiri, agar kompak dan membentuk tim building. Sebab, sambung abdi negara yang sedang rajin ngeband ini, dengan berpetualang digunung, dapat membentuk kebersamaan, mulai bersama-sama menyusuri jalan setapak, mendirikan tenda, memasak, atau membantu teman yang tidak kuat membawa perlengkapannya. “Di Kompakk RSUD Depok, masih banyak pendaki pemula, jadi anggota yang sudah pengalaman menyesuaikan dan membimbing mereka,” ucap Riyanto.

Hal ini, kata Riyato, menjadi hal positif jika dilanjutkan dan diimplentasikan saat kembali ke rutinitas, baik dalam lingkungan rumah, masyarakat maupun di lingkungan kerja. Ketua Kompakk RSUD Depok, Wawan Setiawan menambahkan, untuk melakukan petualangan, karyawan dan karyawati yang memiliki ikatan dinas untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan, tentunya harus mengatur jadwal yang tepat.

“Kami biasanya merencanakan saat hari libur panjang, dan cuti. Selama tidak mengganggu kegiatan di RSUD, kami bisa berangkat,” ucap Wawan. (Bersambung)