Beranda Metropolis Dinsos Siapkan Bahan Pangan untuk Korban Banjir

Dinsos Siapkan Bahan Pangan untuk Korban Banjir

0
Dinsos Siapkan Bahan Pangan untuk Korban Banjir
Ahmad Fachry/RADAR DEPOK WASPADA: Dinas Sosial Kota Depok mengantisipasi korban banjir dengan menyediakan stok bahan pangan dan keperluan lain.
Ahmad Fachry/RADAR DEPOK
WASPADA: Dinas Sosial Kota Depok mengantisipasi korban banjir dengan menyediakan stok bahan pangan dan keperluan lain.

DEPOK – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok mengantisipasi korban banjir dengan menyediakan stok bahan pangan dan keperluan lainnya.

Kepala Dinsos, Ahmad Kafrawi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan bantuan jika nanti ditemui masyarakat dihadapkan dengan masalah banjir.

“Stok pangan dan pakaian sudah tersedia. Kalau ada informasi terkait musibah tersebut kami akan segera mengirimkan bantuan,” kata Kafrawi ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/11).

Adapun stok kebutuhan makanan yang tersedia meliputi beras, makanan, mi instan, sarden, serta makanan pokok lainnya. Selain itu juga tersedia pakaian, diaper bayi, maupun pembalut wanita.

Dia menjelaskan, bantuan nantinya diberikan selama tiga hari dan disalurkan hanya kepada korban yang berada di pengungsian. “SOP-nya hanya tiga hari,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan yang tersedia kiranya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para korban. Tentunya saat berada di lokasi pengungsian.

Diberitakan sebelumnya, memasuki musim penghujan, beberapa kecamatan di Kota Depok terendam banjir. Seperti di Kecamatan Sawangan, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Beji dan kecamatan lain yang memiliki titik banjir.

Salah satunya banjir yang terjadi di Jalan Mawar, RT03/04, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan. Sebanyak tiga rumah terendam air setinggi kurang lebih satu meter dan mengharuskan 7 kepala keluarga (KK) harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Putih, Aiptu Sutarno mengatakan, air yang merendam Jalan Mawar RT03/04 mulai memuncak pada pukul 15:00, (Kamis, 9/11). Meski banjir yang melanda wilayah tersebut cukup besar, ada beberapa warga yang tidak mau dievakuasi dengan alasan sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.

“Ada seorang bapak tidak mau dievakuasi karena dia bilang katanya sudah biasa, tapi setelah kami bujuk akhirnya mau juga,” kata Sutarno.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat, PMI dan Tagana Kota Depok diturunkan guna mengevakuasi warga yang terdampak banjir dengan menggunakan sebuah perahu karet.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian seperti pakaian, alat tulis dan peralatan masak warga yang tak berhasil terselamatkan,” kata Sutarno. (ade)