Hisppi Depok Eksis Lagi

In Pendidikan
PEBRI/RADAR DEPOK
HIDUP LAGI: Pengurus DPC Hisppi Kota Depok berfoto bersama dengan tamu undangan dalam kegiatan sosialisasi yang diadakan di LKP Roemah Cantique, Selasa (28/11).

DEPOK – Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia (Hisppi) Kota Depok ingin menunjukan eksistensinya lagi di kancah dunia pendidikan non formal. Pengurus baru untuk Hisppi Kota Depok pun dibentuk kemarin, dan telah disosialisasikan ke seluruh LKP di Kota Depok dalam kegiatan Sosialisasi DPC Hisppi Kota Depok di LKP Roemah Cantique, Selasa (28/11).

Ketua DPC Hisppi Kota Depok, Atiek Warih Setiawati mengatakan, Hisppi sempat vakum beberapa tahun belakangan ini. Dan setelah Ketua DPC Hisppi Kota Depok untuk periode 2015-2020 mengundurkan diri, perlu ada kepengurusan yang baru, dan dibentuklah kepengurusan yang baru.

“Hisppi adalah oranisasi untuk lembaga pendidikan kemasyarkat di bidang non formal. Jadi , untuk mewadahi LKP dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi,” ucapnya kepada Radar Depok.

Atiek menjelaskan, eksistensi Hisppi yakni untuk menjalankan visinya, yakni mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, berkepribadian yang baik, serta memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar kualifikasi pendidikan non formal. Tetapi, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya, yakni menyosialisasikan Hisppi ke masyarakat di Kota Depok.

“Dibutuhkan kerjasama yang baik dari seluruh pengurus untuk bisa mencapai visi Hisppi. Semua itu, harus dilakukan secara bertahap dan memerlukan kesabaran,” terangnya.

Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Kota Depok, Tatik Wijayati mengatakan, dalam sebuah organisasi, tentunya harus bisa bersinergi dan saling melengkapi. Semua itu harus dilakukan dengan komitmen yang tinggi. Selain itu, LKP juga harus bisa berinovasi dan kreatif, sehingga memiliki daya saing. Karena, ketrampilan menjadi modal untuk bisa terjun dari dunia bisnis usai dari LKP.

“LKP adalah pendidikan yang memberikan ketrampilan dan kemampuan untuk bisa terjun langsung ke dunia kerja. Ketrampilan harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup. Oleh karena itu, selama menjalani pelatihan, ada baiknya menjiwai tiap prosesnya,” terangnya. (peb)

You may also read!

logo UI dari jauh

Peneliti dan Akademisi UI Soroti Kebijakan Prioritas untuk Covid-19

SUASANA ASRI : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Universitas Indonesia (UI). FOTO : AHMAD FACHRY

Read More...
santunan yatim di jatimulya

423 Warga Jatimulya Terima Santunan

BERBAGI : Camat Cilodong Supomo didampingi Ketua Panitia Santunan Yatim dan Dhuafa Jatimulya, H Adi

Read More...
sosialisasi empat pilar milenial

Hasbullah Sosialisasi Empat Pilar ke Milenial Cilodong

SOSIALISASI : Anggota DPRD Jawa Barat, HM. Hasbullah Rahmad (Kedua dari kanan) di damping istri

Read More...

Mobile Sliding Menu