HTA: PPK Harus Profesional Dalam Bertugas

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
SAMBUTAN: Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo memberikan sambutan dalam pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilgub Jawa Barat 2018, di Balaikota Depok, kemarin sore.

DEPOK Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menilai bila tugas seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sangatlah penting. Sebab, lancar atai tidaknya sebuah pesta demokrasi di sebuah wilayah, tergantung pula akan kinerja PPK.

“Makanya, PPK harus profesional dalam menjalankan tugasnya. Saya sangat mendukung pelaksanaan tugas yang jujur dan adil,” ungkap Hendrik saat menghadiri pelantikan PPK sebagai persiapan Pilgub Jabar 2018, di Balaikota Depok, kemarin.

Pria yang akrab disapa HTA ini menambahkan, pekerjaan PPK punya resiko yang tidak main-main. Yang terdekat, dipastikan bakal sulit mengatur waktu pertemuan dengan keluarga. Hal tersebut memang sebuah konsekuensi yang mesti diambil. “Tolong berikan pengertian kepada keluarga. Pekerjaan PPK itu tidak terbatas ruang dan waktu. Sangat berat,” bebernya.

Lebih lanjut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini meminta kepada seluruh PPK yang baru dilantik, untuk segera melakukan koordinasi internal. Termasuk pula dengan para stakeholder di kecamatan.

“Koordinasi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Lancarnya Pilgub (Jabar) nanti erat kaitannya denga integritas PPK. Selamat betugas,” tambah HTA.

Pihaknya juga tidak akan menutup mata dengan jerih payah petugas pemilihan. Hal ini berkaitan dengan anggaran. Saat ini, ucap HTA, DPRD Kota Depok tengah membahas usulan dana cadanga pemilu yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus). “Makanya saya minta KPU juga bisa datang dalam pembahasan. Jangan sampai PPK tak digaji. Kami tidak akan menutup mata, selama menjalani peraturan perundangan,” tegasnya.

Sementara itu, sebagai penyelenggara pemilu, keluarga anggota PPK diminta untuk tidak menanyakan pulang jam berapa dan pergi sama siapa.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati. “Mulai hari ini bisa meniru dari Bawaslu dan jajaran dibawahnya, ketika sudah mengucapkan sumpah sebagai penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu, tidak boleh orang di rumah menanyakan dua hal, pertama tidak boleh bertanya pulang jam berapa dan kedua tidak boleh bertanya pergi dengan siapa,” tutur Titik.

Diketahui, setelah melalui beberapa tahapan seleksi, KPU Kota Depok menetapkan sebanyak 55 orang dari 11 kecamatan menjadi PPK, dimana tiap kecamatan lima orang PPK.

“Kami berharap Pilgub nanti bahkan pemilu 2019 bisa meningkatkan partisipasi pemilih, yang semula pada Pilpres kemarin 72 persen, diharapkan Depok di 2018 dan 2019 bisa lebih dari itu,” kata Titik.

Modalnya, lanjut Titik, adalah akurasi dari penyusunan daftar pemilih, sehingga, di tingkat PPK juga bisa mengontrol dan mensupervisi PPS untuk memonitoring apa yang dilakukan panitia pemutakhiran yang sedang berjalan, baik tahapan setelah DP4 maupun penetapan DPT.

“Apa yang diadukan masyarakat harus direspon dengan cepat. Itu modal dasar kita mengakuratkan daftar pemilih untuk menyampaikan ke masyarakat siapa saja yang memiliki hak pilih. Juga kepada masyarakat harus melakukan perekaman KTP-El, yang belum dicetak blankonya harus memiliki srat keterangan. Dua hal ini yang menjadi modal kesuksesan pelaksanaan pilgub dan pemilu,” ucap Titik.

Ia menambahkan, anggota PPK yang sudah mengucapkan sumpah dan janji, bahwa komposisi, kemampuan dan modalitas yang dimiliki kelima PPK itu harus menjadi modal kekompakan dalam membangun kinerja di tingkatan kecamatan terkait pemilihan.

“Jangan membangun friksi-friksi, permasalah internal, jika sudah kompak, hal lain diluar penyelenggaraan bisa dikomunikasikan dengan baik. Apa yang sudah diucapkan menjaga kejujuran, bahkan harus ikhlas,” pungkasnya. (cky)

You may also read!

banyak baliho calon walikota

Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Depok Mulai Hiasi Margonda

TERPAMPANG : Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota mulai menghiasi Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji,

Read More...
protokol kesehatan SDN Cipayung 4

Meski PJJ, SDN Cipayung 4 Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

BERSIH : Kepala SDN Cipayung 4, Juanda sedang mencuci tangan di lingungan sekolahnya, Kamis (27/08).

Read More...
kelurahan duren mekar swab test

ASN Kelurahan Duren Mekar di-Swab Test

DITES : Petugas Kesehatan Puskesmas Duren Seribu melaksanakan swab test terhadap ASN dan Non ASN

Read More...

Mobile Sliding Menu