Beranda Politika Ikut Pelatihan Water Rescue, Gandeng Basarnas dan ATC

Ikut Pelatihan Water Rescue, Gandeng Basarnas dan ATC

0
Ikut Pelatihan Water Rescue, Gandeng Basarnas dan ATC
RICKY/RADAR DEPOK PELATIHAN: Anggota Sahabat Ciliwung saat pelatihan water rescue di Saung Dolken, Cimahpar, Bogor.
RICKY/RADAR DEPOK
PELATIHAN: Anggota Sahabat Ciliwung saat pelatihan water rescue di Saung Dolken, Cimahpar, Bogor.

 

Meningkatkan kemampuan anggotanya dalam berkegiatan outdoor dan wisata sungai, Yayasan Sahabat Ciliwung mengikuti program Keselamatan dan Penyelamatan Wisata yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Budaya, Olahraga dan pariwisata (Disporiata) Kota Depok dengan mengadakan pelatihan water rescue ada 30-31 Oktober.

Laporan: RICKY JULIANSYAH

Selain mewujudkan Sungai Ciliwung yang bersih, asri dan menjaga ekosistem di dalamnya tetap lestari, program Sahabat Ciliiwung untuk menjadikan wisata sungai di Kota Depok pun terus dipersiapkan secara matang.

Persiapannya sendiri, mulai dari fasilitas, peralatan hingga kemampuan untuk berkegiatan di outdoor pun terus ditingkatkan.

Namanya berkegiatan di alam terbuka, tentu perlu kemampuan yang mumpuni untuk mempersiapkan segala kemungkinan terburuk.

Untuk itu, Sahabat Ciliwung mengikuti program dari Disporiata Kota Depok mengadakan pelatihan water rescue yang menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang tersebut.

Pengurus Yayasan Sahabat Ciliwung, Dian Maulana mengatakan, water rescue sendiri merupakan suatu teknik pertolongan/evakuasi yang dilakuukan di air. Jadi, suatu tindakan penyelamatan secara efektif dan efisien, jiwa manusia dan segala sesuuatuu yang berharga ketika berada dalam keadaan mengkhawatirkan di air.

“Kemampuan seorang water rescue sendiri, harus memiliki pertimbangan atau perhitungan, pengetahuan, keahlian dan kesiapan fisik,” kata Dian.

Program pelatihan kemarin diikuti sebanyak 50 orang, dari Pokdarwis Situ yang ada di Depok, Komunitas yang bergerak di wisata alam dan Pramuka.

“Pelatihan ini menggandeng BASARNAS dan ACT. Jadi mereka mengirim mentor saat pelatihan water rescue dan berbagi ilmu dengan anggota kami,” tuturnya.

Menurut Dian yang juga Ketua Rescue Community Depok ini, pelatihan water rescue sangat penting kepada para penggiat lingkungan, khususnya anggota Sekber Sahabat Ciliwung yang berkegiatan di sungai.

Sedangkan, tujuan pelatihan water rescue sendiri disamping menambah pengetahuan anggota Sekber dan rekan-rekan komunitas yang tergabung dalam sekber, juga menjadi salah satu modal untuk menjalankan program Arung Edukasi Ciliwung dan wisata sungai yang ada di Kota Depok.

“Memang sudah ada beberapa anggota yang telah dilatih water rescue. Tapi, kami ingin, setidaknya seluruh anggota juga bisa. Sehingga, arung edukasi Ciliwung dan wisata sungai dapat aman, nyaman dan mendidik. Terima kasih kepada Pemkot Depok, BASARNAS dan ACT yang telah ambil bagian dalam pelatihan ini,” tandasnya.

Ia menambahkan, Rescue Community yang dibentuk Sahabat Ciliwung juga turut serta dalam membantu tim sar dan Tagana dalam penanggulangan bencana dan pencarian orang hilang di sungai.

“Alhamdulillah, beberapa pencarian korban hanyut kami ikut sampai selesai,” ucap Dian. (*)