Beranda Satelit Depok Khilaf Guru Curi Handphone

Khilaf Guru Curi Handphone

0
Khilaf Guru Curi Handphone
IST SEDIH: NO (49) saat berada di periksa kepolisian di Polresta Depok, kemarin.
IST
SEDIH: NO (49) saat berada di periksa kepolisian di Polresta Depok, kemarin.

DEPOK – Anggota Unit Registrasi Identifikasi (Regident) Satlantas Polresta Depok, berhasil menangkap seorang guru sekaligus pemohon SIM ketahuan mengambil HP milik pemohon lain yang sedang di carger di kotak cargeran khusus dalam Satpas Polresta Depok, Rabu (8/11) siang.

Pelaku NO (49), berprofesi guru swasta, menangis setelah kepergok ketahuan oleh anggota Satpas SIM Polresta Depok, saat mencoba mengambil HP milik Marthin,39, warga Cibubur, yang merupakan pemohon yang tengah melakukan perpanjangan SIM.

Menurut Kasubnit Regident Polresta Depok, IptuĀ  Fitri mengatakan pelaku, ibu tiga anak ini terus menangis ketika dibawa anggota ke ruang penyidik unit Jatanras Polresta Depok, setelah sama anggota Regident menangkap pelaku telah diam-diam mengambil Hp Azus Zenphone 5 silver

“Pelaku ini juga salah satu pemohon perpanjangan SIM A dan C. Saat sedang menungguh panggilan foto disela waktu yang ada pelaku terlihat mencabut cargeran lalu mengambil hp milik korban,”ujarnya.

Perwira akrab dipanggil Ibu Mandor mengungkapkan alasan pelaku mencuri lantaran khilaf.

“Pelaku merasa khilaf atas apa yang telah diperbuatnya dengan mencuri hp yang sedang dicarger pada tempat khusus cargeran dalam ruang tunggu,”katanya.

Berdasarkan hasil keterangan pelaku, lanjut Iptu Fitri, profesi sehari-hari adalah menjadi guru SMP pelajaran IPS di salah satu sekolah swasta daerah Cilodong, Depok.

“Saya khilaf bu, mohon maaf. Apa yang bisa saya lakukan supaya tidak ditahan, tolong bantu saya bu,” ungkap Fitri seraya mencontohkan ucapan pelaku reaksinya saat diamankan.

Sementara itu Kanit Regident Polresta Depok AKP Rieki menambahkan dugaan kuat anggota menangkap pelaku dengan melihat rekaman cctv yang terpasang di ruang tunggu terlihat jelas perbuatan pelaku mengambil hp yang tengah di carger.

“Pelaku selain mengambil hp milik korban juga sama cargerannya,”paparnya.

Perwira jebolan Akpol angkatan 2006 ini menambahkan pihaknya menghimbau supaya masyarakat khususnya bagi pemohon SIM untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang bawaannya.

“Tingkatkan kewaspadaan disekitar untuk lebih menjaga peduli barang yang kita punyak,”tutupnya. (*)