Beranda Satelit Depok Lahan Bekas Situ Krukut Diperebutkan

Lahan Bekas Situ Krukut Diperebutkan

0

DEPOK – Lahan bekas Situ Krukut seluas 8 hektar di RW1, Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo jadi rebutan. Tanah yang bisa menjadi emas itu nantinya akan dibebaskannya untuk pembangunan Tol Depok-Antasari (Desari) dan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago).

Berdasarkan sumber Radar Depok, sejumlah pihak menyimpulkan permasalahan sengketa lahan eks Situ Krukut kini semakin kusut. Saat ini banyak pihak yang mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut, baik secara perorangan maupun secara kelembagaan atau corporasi.

Saling Klaim dan saling menuntut kekiniannya sudah terjadi untuk mendapatkan pengakuan secara sah, terkait lahan eks situ. Ahli waris Verponding tengah melakukan tuntutan terhadap keberadaan para penggarap yang kini menempati lahan, dan ironisnya lagi para penggarap yang jumlahnya mencapai 180 keluarga justru terpecah belah. Sebagian ada yang memihak ke ahli waris Verponding.

Terkait pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) lahan eks Situ Krukut. Manajer Operasional PT Citra Waspphutowa selaku Investor Tol Depok-Antasari (Desari), Suharno mengaku, tidak terlalu memusingkan perihal carut marut sengketa lahan eks Situ Krukut.

Menurutnya, apapun yang terjadi pihaknya akan tetap melanjutkan proses pembebasan lahan. Dan bilamana permasalahan tersebut tidak terselesaikan secara musyawarah, maka pihaknya akan menetapkan pembayaran secara konsinyasi. Artinya uang penggantian lahan akan dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN).

“Buat kami tidak ada masalah karena Pemerintah akan tetap membayar ganti rugi secara konsinyasi. Dan uang itu akan dicairkan setelah ada putusan inkrah dari Pengadilan,” tegas Harno.(ade)