Beranda Metropolis Masuk Rumah Sampai Tusuk Diperagakan Suwandi

Masuk Rumah Sampai Tusuk Diperagakan Suwandi

0
Masuk Rumah Sampai Tusuk Diperagakan Suwandi
ADE/RADARDEPOK TAK BERDAYA : Polresta Depok menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan Samsiah, pembantu rumah tangga (PRT) hamil 4 bulan yang dihabisi Suwandi kemarin.
ADE/RADARDEPOK
TAK BERDAYA : Polresta Depok menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan Samsiah, pembantu rumah tangga (PRT) hamil 4 bulan yang dihabisi Suwandi kemarin.

DEPOK-Polresta Depok menggelar prarekonstruksi kasus pembunuhan Samsiah, pembantu rumah tangga (PRT) hamil 4 bulan yang dihabisi Suwandi kemarin.

Prarekonstruksi di Perumahan Pesona Mungil II Blok AB 20, Mekarjaya, Sukmajaya, lokasi pembunuhan menghadirkan pelaku.

Ada 24 adegan yang diperagakan Suwandi dalam prarekonstruksi ini.

Sementara korban yakni Samsiah diperagakan seorang polwan berbaju bebas.

Kanit Krimsus Polresta Depok, AKP Firdaus menuturkan, ada 24 adegan yang akan diperagakan tersangka dalam prarekonstruksi ini.

“Adegan dimulai saat pelaku datang bertemu korban, di depan rumah majikan korban. Selanjutnya korban mengajak pelaku masuk ke dalam rumah,” kata Firdaus kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, di dalam rumah Suwandi memperagakan bagaimana dirinya membekap mulut korban hingga menusuknya dengan gunting. Hal itu dilakukan Suwandi, setelah sebelumnya berhubungan badan dengan Samsiah.

Namun, setelah berhuhubungan badan, cekcok keduanya terjadi.

Penyebabnya Samsiah menagih uang Rp5 Juta miliknya yang dipinjam Suwandi.

Prarekonstruksi ini, kata Firdaus dilakukan untuk melengkapi penyelidikan. Dan agar dalam rekonstruksi sesungguhnya nanti, semuanya berjalan lancar.

Sebelumnya Suwandi mengaku menjalin asmara dengan Samsiah sejak April 2017 lalu.

Ia mengaku sudah cukup sering berhubungan badan dengan Samsiah yang sebenarnya sudah bersuami dan tinggal di Cianjur.

Bahkan, kandungan dimana Samsiah hamil adalah hasil hubungannya dengan pelaku.

“Iya, dia hamil sama saya,” kata Suwandi di Mapolresta Depok.

Ia mengaku mengenal Samsiah sudah sekitar enam bulan yang berawal dari telepon salah sambung.

“Dia salah sambung nelpon saya. Terus sering ngobrol,” katanya.

Setelah itu Suwandi mengajak Samsiah bertemu April 2017.

Sejak saat itu mereka menjalin asmara dan Suwandi cukup sering menemui Samsiah di rumah majikannya bahkan berhubungan badan di sana.

Karena sudah sangat dekat Suwandi mengaku beberapa kali meminjam uang ke Samsiah hingga jumlahnya Rp5 Juta.

“Untuk bayar sewa bengkel, sudah dua bulan gak bayar, sebulannya dua juta,” kata Suwandi yang memiliki usaha bengkel di Pasar Minggu.

Sisanya kata dia untuk modal bengkel.

Pembunuhan kata Suwandi berawal saat Samsiah meneleponnya Minggu (5/11/2017) dan mengajak bertemu di rumah majikannya yang saat itu sedang sepi.

“Katanya kangen, jadi ngajak ketemuan,” katanya.

Saat bertemu mereka sempat berhubungan badan sebelum Suwandi membunuh Samsiah.(ade)