Beranda Metropolis Pakai JKN-KIS, Cuci Darah Tanpa Biaya

Pakai JKN-KIS, Cuci Darah Tanpa Biaya

0
Pakai JKN-KIS, Cuci Darah Tanpa Biaya
FAHMI/RADARDEPOK GRATIS : Peserta JKN-KIS, Ida Farida, menikmati layanan untuk pengobatan sakit yang dideritanya.
FAHMI/RADARDEPOK
GRATIS : Peserta JKN-KIS, Ida Farida, menikmati layanan untuk pengobatan sakit yang dideritanya.

DEPOK-Ida Farida, warga Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, merupakan Peserta JKN-KIS yang rutin menggunakan kartu JKN-KIS. Terutama untuk hemodialisis atau cuci darah, dikarenakan penyakit gagal ginjal yang dideritanya.

Perempuan berusia 38 tahun yang bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan swasta ini, merupakan Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Ida Farida terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Puskesmas Limo, Depok.

Ida telah menjadi Peserta JKN-KIS sejak tahun 2014. Ketika melakukan pendaftaran sebagai peserta JKN-KIS, tidak ada kesulitan yang dialami oleh Ida Farida. Bahkan ia mendaftarkan dirinya dan seluruh anggota keluarganya.

“Saya telah sering menggunakan kartu JKN-KIS. Selain untuk cuci darah, saya rutin menggunakannya untuk melakukan kontrol kesehatan di Rumah Sakit Graha Permata Ibu,” ungkap Ida.

Dia mengaku, sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Karena dengan menjadi peserta JKN-KIS, tidak ada iur biaya yang dikeluarkan selama menjalani pengobatan. Padahal jika berobat sebagai pasien umum, tentu biaya yang dikeluarkan akan sangat besar. Apalagi cuci darah dengan intensitas dua kali seminggu. Meski tidak ada iur biaya, namun pelayanan yang diberikan sangat bagus.

Karena itulah, Ida berharap agar program JKN-KIS terus dilanjutkan. Ia yang telah merasakan manfaat dari program JKN-KIS mengajak agar semua masyarakat segera mendaftarkan diri dalam program tersebut.

Lebih lanjut ia berharap, agar fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan lebih diperbanyak lagi untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta. “Selama ini pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS semakin baik. Hal ini tidak terlepas dari pengelolaan program JKN-KIS yang baik dari BPJS Kesehatan,” katanya.

Program JKN-KIS, lanjutnya, sebaiknya lebih disosialisasikan lagi agar semua masyarakat paham tentang program JKN-KIS dan manfaatnya yang begitu besar. Ida juga meyakini bahwa program JKN-KIS akan sukses di bawah pengelolaan BPJS Kesehatan.(hmi)